Koperasi Merah Putih Jadi Solusi Persolan Permodalan UMKM, Yona Siap Bantu Fasilitasi Jalur Formal

Reporter : Al Qomaruddin

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kebutuhan modal dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) salah satu persoalan yang dikeluhkan warga. Perkembangan ekonomi warga salah satu faktor yang harus diperjuangkan.

Keluhan tersebut diungkapkan Astrid dihadapan Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Yona Bagus Widyatmoko saat menggelar reses di Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep.

Baca juga: Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

Menurut Astrid dukungan permodalan bagi pelaku usaha kecil ini sangat berarti agar pemberdayaan ekonomi rakyat bisa berkesinambungan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi keluhan warga RT 004 RW 003 Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep ini Yona Bagus Widyatmoko memberikan solusi kepada warga dalam mengakses pembiayaan permodalan UMKM melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) atau membentuk koperasi Merah Putih, sebagaimana arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Yona menjelaskan dalam skema pembiayaan usaha di bawah Rp100 juta tanpa agunan yang meberikan kemudahan dalam permodalan usaha kecil yang nantinya akan yang dikawal oleh kelurahan dan LPMK setempat.

“Akses modal usaha harus dikawal agar tepat sasaran. Kami siap membantu fasilitasi melalui jalur formal yang ada,” ungkap Yona dihadapan warga saat serap aspirasi warga di Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Rabu (14/5).

Selain, persolan Permodalan, Politisi Gerindra ini dapat berbagai persoalan yang dikeluhkan warga mulai dari  kebutuhan sarana prasarana pendidikan, pengadaan alat komunikasi seperti handy talky dan kamera untuk menunjang publikasi kegiatan Bulan Wisata Desa Made dan Sedekah Bumi hingga persoalan infrastruktur yang tak kunjung terselesaikan.

Baca juga: Ketua Komisi A Beri Cacatan Satu Tahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Sementara, Ketua RW 003, Bapak Kamat, menyoroti lambannya penanganan genangan air di kawasan utara lampu merah. Meski persoalan ini sudah diketahui Wali Kota Eri Cahyadi, belum ada perkembangan berarti di lapangan. Ia meminta agar proyek pembangunan saluran air tersebut dipercepat.

Tak hanya itu, Bunda PAUD RW 003 Tuna Harapan juga menyampaikan permohonan bantuan kipas angin untuk ruang belajar anak-anak. 

“Sarana yang layak penting untuk menunjang kenyamanan belajar anak-anak usia dini,” ujarnya.

Kompleknya persoalan di dapilnya, Yona  berkomitmen akan terus mengawal apa yang menjadi aspirasi warga, termasuk usulan-usulan Musrenbang yang belum terealisasi sejak tahun 2025. 

Baca juga: Peringati HARJASDA 167 Kelurahan Sepanjang Sabet Layanan Publik Terbaik

“Semua aspirasi ini akan saya kawal sepenuhnya. Fungsi dewan adalah memastikan suara rakyat sampai dan diwujudkan dalam kebijakan,” demikian Yona Bagus Widyatmoko.

Dalam sesi terakhir keluhan datang dari unsur Kader Surabaya Hebat (KSH), Eni wdari RT 002 RW 003 mengusulkan pengadaan seragam dan kegiatan rekreasi bagi para kader.

Dengan cepat Yona langsung menjawab keluhan Kader Surabaya Hebat ini dengan bantuan langsung tunai sebesar Rp7,5 juta untuk pengadaan seragam bagi para lansia dan kader KSH RW 003. Alq

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru