SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto teguhkan komitmennya untuk menghasilkan inovasi terbaik dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Hal itu diungkapkan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari saat Penganugerahan Lomba Mojo Indah Tahun 2025 dan Evaluasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2024 di Pendopo Sabha Krida Tama, Kamis (23/5/2025).
Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026
"Melalui kegiatan ini, semangat majapahit kami hidupkan kembali, semangat untuk terus berinovasi, beradaptasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ungkap Walikota.
Ning Ita juga memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang berkontribusi melahirkan inovasi terbaiknya sebagai sumbangsih untuk Kota Mojokerto tercinta.
"Selamat kepada para pemenang Lomba Inovasi Daerah, baik dari OPD maupun perorangan. Kemenangan ini menandakan jika inovasi tersebut membawa dampak positif, nyata, terukur serta ada kebermanfaatan dan nilai ibadah di dalamnya," ungkapnya.
Ning Ita menandaskan, kekuatan Kota Mojokerto ada pada Sumber Daya Manusianya (SDM). Karena luas wilayah Kota Mojokerto yang mungil tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang mumpuni.
Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP
"Kita yakin SDM kita unggul karena memiliki genetika mojopahit yang luar biasa. Maka kalau disini lahir inovasi-inovasi itu tak mengherankan, sebab ini anugerah yang kita syukuri dan harus kita pacu serta picu untuk tetap semangat menghadirkan yang berbaik," tukasnya.
Masih kata Ning Ita, inovasi yang terus didorong agar tiada pernah punah itu adalah bagian dari mewujudkan panca cita yang pertama dan keempat.
"Yang pertama yakni, kita inginkan sdm kota Mojokerto secara graduatif mengalami peningkatan kualitas. Dimana harus kita dorong melalui peningkatan kesehatan dan pendidikan untuk SDM unggul," cetusnya.
Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD
Sedangkan Panca Cita yang keempat yakni, menjadikan tata kelola pemerintahan yang inovatif, adaptif dan terintegrasi sebagai bagian dari Jawaban atas tuntutan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayan.publik terbaik.
"Itulah kenapa ada kategori inovasi OPD, kami berharap tuntutan masyarakat yang sangat dinamis dapat kita jawab dengan lahirnya inovasi baru khususnya dalam bidang tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi," pungkasnya.
Sekedar informasi, hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri RI, Yusharto Huntoyungo yang memberikan paparan terkait Evaluasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2024.
Editor : Moch Ilham