Bantu Tingkatkan Hasil Panen, 16 Irigasi di Lamongan di Rehabilitasi

Reporter : Muhajirin
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat melakukan groundbreaking, di irigasi Desa Jatirenggo Kecamatan Glagah. SP/IST 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya untuk membantu petani dalam meningkatkan hasil panen terus dilakukan oleh Pemkab Lamongan, salah satunya dengan merehabilitasi irigasi .

Di tahun 2025 ini, sedikitnya ada 16 titik daerah irigasi di Kabupaten Lamongan akan dilakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) rehabilitasi berdasarkan instruksi presiden (Inpres) tahap 2 tahun 2025.

Baca juga: Perusahaan Enggan Bersinergi dalam Penyaluran CSR Harus Ditindak Tegas

Ke 16 titik tersebut diantaranya adalah Daerah Irigasi Bengawan Solo, Daerah Irigasi Waduk Palangan, Daerah Irigasi Waduk Paprit, Daerah Irigasi Waduk Jajong, Daerah Irigasi Waduk Makamsantri, Daerah Irigasi Rawa Bulu, Daerah Irigasi Sluis Keyongan, Daerah Irigasi Waduk Bowo, Daerah Irigasi Rawa Manyar, Daerah Irigasi Waduk Pading, Daerah Irigasi Rawa Kwanon, Daerah Irigasi Waduk Takeran, Daerah Irigasi Waduk Delikguno, Daerah Irigasi Waduk Tuwiri, Daerah Irigasi Waduk Canggah, dan Daerah Irigasi Rawa Geger.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebutkan merehabilitasi irigasi ini, salah satunya merupakan upaya untuk menjaga ketersediaan air, yang mana memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan.

Terlebih pada tahun 2025, Kabupaten Lamongan mendapatkan target swasembada pangan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan luas tambah tanam 193.373 hektar.

Baca juga: Lamongan Berkontribusi Tercapainya Swasembada Pangan Nasional 2025

"Hari ini groundbreaking irigasi baik saluran primer, sekunder, maupun saluran kerja menuju sawah. Total di Kabupaten Lamongan ada enam belas titik, dengan dana sekitar 69 Miliar. Tentu ini akan kami manfaatkan sebaik baiknya, terutama dalam mendukung ketahanan pangan," tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat melakukan groundbreaking, Selasa (23/9) di Desa Jatirenggo Kecamatan Glagah.

Baca juga: Perusahaan di Lamongan Masih Enggan Kerjasama dengan Forum CSR Bentukan Bupati 

Diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Erwin Sulistya Pambudi, bahwa dalam pengerjaan enam belas titik ditarget waktu cukup singkat yakni tiga bulan.

Upaya pemeliharaan sumber daya air untuk mendukung ketahanan pangan juga terus dilakukan dengan normalisasi waduk dan embung. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru