Museum Expo Dibuka, Diyakini Mampu Membawa Inspirasi Hingga Edukasi

Reporter : Muhajirin
Para siswa SDN tengah melihat langsung Expo Museum usai resmi dibuka di LSC. SP/IST

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Diyakini bisa mampu membawa inspirasi hingga edukasi peradaban masa kini, Museum Expo 2025 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Selasa (23/9/2025) di Lamongan Sport Center siang ini.

Baca juga: Sepanjang Tahun 2025, KPAI Sebut Perundungan di Sekolah  Tembus 37,5 Persen

Expo yang rencananya berlangsung selama tiga hari (23 sampai 25 September 2025) tersebut, memberikan ruang kepada para pengkoleksi yang masih menyimpan rapi benda-benda kuno bersejarah, melambangkan kejayaan yang pernah diraih pada masanya.

Seperti diketahui kejayaan yang dimiliki Kota Soto ada sejak masa Majapahit, Kolonial, hingga kejayaan Islam Sunan Drajat. "Melalui Museum Expo 2025, bisa memberikan spirit kepada masyarakat agar tetap melanjutkan masa kejayaan yang pernah dicapai," tutur Bupati.

Baca juga: Dua Kali Berkirim Surat ke Pol PP Tak Ditanggapi,  LBH Pilar Kasih Keadilan Siapkan Gugatan

Tidak hanya itu, edukasi juga bisa didapatkan di expo kali ini. Terlebih edukasi sejarah penting bagi generasi bangsa untuk memahami identitas diri, membentuk karakter, melatih berpikir kritis, dan menanamkan nilai moral serta rasa cinta tanah air. Seluruhnya bersifat vital dalam menghadapi tantangan masa depan dan menjaga persatuan bangsa.

Baca juga: Perusahaan di Lamongan Masih Enggan Kerjasama dengan Forum CSR Bentukan Bupati 

Tidak hanya dari Lamongan, sebelas museum yang hadir juga berasal dari Museum Sunan Giri dari Gresik, Rajekwesi dari Bojonegoro, Indonesia Islamic Art dari WBL, hingga Bayt Al Quran dan Museum Istiqlal.

Tak hanya itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Siti Rubikah melaporkan, Lamongan Museum Expo juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, seperti seminar, lomba mewarnai, lomba tari dari tingkat SD/MI hingga SMP/MTs. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru