SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - China melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun menegaskan bahwa Gaza adalah milik rakyat Palestina. Hal ini disampaikan Guo Jiakun, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025).
Guo Jiakun membahas eskalasi konflik Palestina-Israel dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Gebyar Undian Polling PBB 2026, Pemdes Jati Alun-Alun Siapkan Hadiah Utama Sepeda Motor Listrik
Guo juga menyampaikan bahwa dalam situasi saat ini, harus ada rasa urgensi yang sangat mendesak untuk mengupayakan gencatan senjata komprehensif di Gaza
China kembali menegaskan penolakan terhadap apa yang mereka sebut sebagai "pemindahan paksa" terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Beijing bahkan menegaskan bahwa Jalur Gaza merupakan milik rakyat Palestina.
Baca juga: Bahas Reformasi Dewan Keamanan PBB
Penegasan itu, seperti dilansir AFP, Rabu lalu, disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun.
Ia ditanya oleh wartawan dalam konferensi pers soal rencana kontroversial Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk merelokasi warga Gaza ke negara-negara lainnya.
Baca juga: Laporan Kontributor William Hill, AS Bahas Perubahan Lanskap Kekuatan Global
"Gaza adalah milik rakyat Palestina dan merupakan bagian integral dari wilayah Palestina," tegas Guo dalam konferensi pers di Beijing. n afp/rmc
Editor : Moch Ilham