Diterjang Hujan Angin: Warga Merugi, Puluhan Rumah di 2 Kecamatan Malang Rusak

surabayapagi.com
Petugas BPBD dan PMI Kabupaten Malang ketika mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa salah satu rumah warga. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Warga di dua kecamatan, Malang Jawa Timur yakni Kepanjen serta Gondanglegi harus menerima nasib apes dan merugi usai sebanyak puluhan rumah di kawasan tersebut rusak diterjang hujan angin. Sedangkan, di Desa Urek-Urek di Kecamatan Gondanglegi menjadi salah satu yang terdampak paling parah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan  membenarkan peristiwa tersebut, dimana insiden tersebut dipicu adanya cuaca ekstrem yakni hujan deras disertai angin kencang. Bahkan, video rekaman hujan disertai angin kencang juga viral di media sosial. 

Baca juga: Diterjang Material Longsor saat Hujan Deras, Jalur Wisata Bromo via Malang Ditutup Total

"Di Dusun Krajan RT 20 RW 03, ada 18 rumah yang rusak, dengan 8 di antaranya mengalami kerusakan berat. Selain itu, fasilitas umum seperti Taman Kanak-Kanak Is Aziz juga terdampak," ujar Sadono, Selasa (30/09/2025).

Beruntungnya, setelah kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat BPBD langsung turun ke lapangan untuk melakukan pembersihan dan pendataan kerusakan. Serta turut menyalurkan bantuan sembako, perlengkapan kebersihan, hingga terpal untuk menutupi kerusakan sementara.

Baca juga: Rumah Warga di Bojonegoro Rusak Diterjang Banjir Bandang dan Angin Kencang

Sementara itu diketahui, Kecamatan Kepanjen, tepatnya di Desa Mangunrejo dilaporkan 21 rumah warga mengalami kerusakan ringan. Meski tergolong ringan, BPBD tetap memberikan bantuan paket sembako dan perlengkapan memasak untuk meringankan beban warga.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa agar penanganan berjalan lancar," tambah Sadono.

Baca juga: Aksi Nyata Swasembada Pangan, Produksi Padi di Malang Surplus 80 Ribu Ton

Tak lupa, BPBD juga turut meminta masyarakat untuk waspada terhadap masa pancaroba. Karena berpotensi terjadinya cuaca ekstrem di peralihan musim dari kemarau ke penghujan.

"Kami minta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras disertai angin. Segera cari tempat aman dan laporkan jika ada kejadian darurat," pungkas Sadono. ml-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru