Pemkab Lamongan Targetkan Bangun TPST Kapasitas 50 Ton Perhari di Pantura

Reporter : Muhajirin
Bupati Yuhronur Efendi saat bersilaturahim ke menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Selasa (14/10) kemarin. SP/Dok Pemkab Lamongan

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sampah masih menjadi momok bagi pemerintah daerah, karena jumlah sampah setiap hari mengalami peningkatan. Karena itu Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengupayakan percepatan pengelolaan sampah, dengan kapasitas yang besar.

Salah satunya dengan menyegerakan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), di Desa Dadapan Kecamatan Solokuro, Lamongan, yang bertujuan untuk mengatasi persoalan sampah di wilayah utara, TPST ini digadang mampu mengolah sampah sebanyak 50 ton per hari.

Baca juga: Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen

Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan Andhy Kurniawan, saat menemui Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Selasa (14/10/2025) kemarin.

Baca juga: Motor Tosa Untuk 60 KDKMP di Lamongan Diserahkan

Pada kesempatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyampaikan dalam rangka pemenuhan Readiness criteria (RC) (penggunaan kawasan hutan untuk pelebaran jalan akses TPST Dadapan), diperlukan pelebaran akses jalan menuju lokasi TPST dengan lebar 8-10 m (eksisting masih 4 m). Adapun rencana lokasi pelebaran jalan akses tersebut melalui Kawasan Hutan Produksi tetap total seluas 0,5 Ha.

"Pembangunan TPST Dadapan seluas 2,88 Ha tentu untuk mendukung peningkatan kinerja pengelolaan sampah di Kabupaten Lamongan dan mewujudkan Lamongan Hijau dan Bersih," tutur Pak Yes.

Baca juga: Lele Sebarat 10 Kg, Milik Warga Plosowahyu Juarai Kolela, dan Dibeli Bos Namira Rp 25 Juta

Menanggapi hal tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq  memberikan dukungan untuk fasilitasi pemenuhan salah satu readiness criteria. Komitmen dukungan akan disampaikan kepada kementerian kehutanan. jir

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru