SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kerusakan fisik Pasar Pronojiwo yang mengalami kerusakan terdampak hujan deras pada Selasa (14/10/2025) kemarin, Bupati Lumajang, Indah Amperawati mulai ambil langkah untuk membenahi kerusakan tersebut.
“Saya menerima laporan dari masyarakat melalui Sambat Bunda tentang kondisi atap pasar yang bocor. Hari ini saya datang langsung untuk memastikan situasinya. Pemerintah akan segera memperbaiki agar pedagang dapat kembali berjualan dengan nyaman,” jelas Bupati Lumajang, Indah Amperawati dalam kunjungannya di Kecamatan Terpadu (Setor Madu) sekaligus tindak lanjut dari laporan warga melalui kanal pengaduan Sambat Bunda, Kamis (16/10/2025).
Baca juga: Lewat Kawasan Manasik Haji, Pemkab Lumajang Kembangkan Wisata Religi Berbasis Edukasi
Pasalnya, pasar tersebut merupakan jantung ekonomi masyarakat dan pusat perputaran ekonomi masyarakat di wilayah selatan Lumajang. Dimana, tempat ratusan pedagang kecil menjajakan hasil bumi, produk pertanian, dan kebutuhan harian masyarakat dari berbagai desa di kaki Gunung Semeru.
“Pasar rakyat adalah jantung ekonomi masyarakat. Jika pasarnya terganggu, maka denyut ekonomi warga juga melemah. Karena itu, perbaikan ini menjadi prioritas,” tegasnya.
Diketahui, terdapat kerusakan atap yang menyebabkan kebocoran di sejumlah titik dan berdampak pada aktivitas jual beli, bahkan menurunkan pendapatan pedagang ditambah kondisi pasar yang becek dan merugikan saat hujan.
Baca juga: Pasar Krai Ambruk, Pemkab Lumajang Gercep Relokasikan Sementara Pedagang
Merespons hal itu, Indah menginstruksikan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk segera melakukan identifikasi teknis, penghitungan kebutuhan material, dan menyiapkan skema perbaikan cepat.
Lebih dari sekadar perbaikan atap, Pemkab Lumajang akan melakukan penataan menyeluruh terhadap pasar, termasuk sistem drainase, fasilitas umum, dan pemeliharaan pasar agar lebih layak, higienis, dan mendukung perdagangan yang berdaya saing.
Baca juga: Perkuat Identitas Daerah, Pemkab Lumajang Angkat Pusaka Lewat Pameran Budaya Tosan Aji Nusantara
Revitalisasi pasar ini juga akan dilakukan secara bertahap di wilayah lain, termasuk Candipuro dan Tempursari, sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi selatan Lumajang berbasis sektor mikro.
Pemkab Lumajang juga akan mengembangkan program pendampingan manajemen pasar, termasuk pelatihan kebersihan, pengelolaan limbah, dan digitalisasi sistem retribusi agar pasar menjadi lebih efisien dan transparan. lj-01/dsy
Editor : Desy Ayu