Tingkat Hunian Hotel di Kota Malang Diprediksi Tembus 80 Persen di Momen Nataru

surabayapagi.com
Ilustrasi. Layanan kamar hotel yang berada di Kota Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), tingkat hunian kamar hotel di Kota Malang diprediksi tembus sedikitnya 80% pada libur panjang tersebut.

Meski ada ancaman banjir, saat ini pemesanan kamar hotel di Kota Malang sudah mulai meningkat, yakni mencapai 25%. Hal itu karena, pihak hotel menerapkan tarif publish. Juga menjual paket-paket seperti dinner pada perayaan Natal, maupun gala dinner dan pertunjukan musik pada perayaan malam Tahun Baru.

Baca juga: Terkendala Masalah Teknis, Truk Sampah Keropos di Kota Malang Tetap Beroperasi - Berceceran di Jalan

“Peningkatan permintaan pemesanan naik tajam diperkirakan berlangsung pada 20 Desember karena pada 22 Desember sudah memasuki libur sekolah sehingga orang sudah mulai berwisata,” jelas Ketua PHRI Kota Malang, Agus Basoeki, Rabu (17/12/2025).

Meski di tengah ancaman potensi banjir karena bersamaan dengan musim penghujan, pihaknya tetap optimistis, tidak menghalangi wisatawan untuk datang dan menginap di hotel yang ada di Kota Malang. Dari 79 hotel anggota PHRI, tersedia 3.000-an kamar. Belum lagi guest house. Di Kota Malang, ada sekitar 110 guest house

Baca juga: Bulan Ramadhan 2026 Jadi Berkah Cuan Pengusaha Kue Kering di Kota Malang

Disatu sisi, daya tarik Kota Malang, dia menilai, karena suasana kotanya yang tenang dan aman. Juga, akses jalannya mudah dijangkau dan relatif tidak macet. Selain itu, Kota Malang juga dikenal sebagai kota kuliner. “Masyarakat juga bisa mengunjungi wisata di Kota Malang, seperti Kajoetangan Heritage di Jl Basuki Rahmad,” ujarnya. 

Sehingga, para pemangku kepentingan perlu mengantisipasi dengan baik. Misalnya soal kemacetan, betul-betul diatur lalu-lintasnya agar tidak menimbulkan kemacetan yang parah. Begitu juga soal banjir, perlu dilakukan mitigasi agar wisatawan tetap nyaman. 

Baca juga: Jelang Lebaran Idul Fitri 2026, Warga Kota Malang Mulai Berburu Daging Sapi

Karena itulah, meski dalam ancaman potensi terjadi banjir, tidak menyurutkan mereka untuk berwisata dan menginap di Kota Malang. “Saya optimistis wisatawan yang menginap di hotel jumlahnya banyak. Bahkan hotel-hotel yang dekat dengan lokasi wisata, tingkat huniannya bisa mencapai 100%, karena banyak dipilih wisatawan. Mereka menjangkau tempat wisata hanya dengan berjalan kaki,” ucapnya. ml-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru