Kurangi Masalah Sampah di TPA, Pemkab Madiun Optimalkan Fungsi 15 TPS3R

surabayapagi.com
Bupati Madiun saat menyerahkan bantuan alat dan kendaraan untuk TPS3R Jiwan dan Klitik sekaligus mengaktifkan 15 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mengurangi permasalah sampah tempat pembuangan akhir (TPA) setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, akan mengoptimalkan fungsi fasilitas tempat pengolahan sampah reduce-reuse-recycle (TPS3R) yang ada di wilayahnya, berupa fasilitas pengolahan sampah yang digunakan untuk mengumpulkan, memilah, mendaur ulang, mengolah, dan memproses sampah. 

Dengan adanya TPS3R hasil penyortiran dari TPS3R merupakan benar-benar sampah yang masuk ke TPA dengan tujuan menjaga kapasitas TPA tidak over suplai sampah. Selain itu, TPS3R juga menjadi instrumen penting untuk menekan laju sampah yang setiap hari menumpuk di TPA, sebab  penyelesaian persoalan sampah harus dimulai dari hulu.

Baca juga: Berantas Sampah, Trenggalek Luncurkan Program ‘Perempuan Sarinah’

"Saat ini, fasilitas pengelolaan sampah mencapai 15 unit TPS3R, termasuk unit yang diresmikan kali ini. Dengan TPS3R, harapannya pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun bisa optimal," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun M Zahrowi, Selasa (23/12/2025).

Lebih lanjut, menurutnya, persoalan sampah tidak bisa lagi diselesaikan dengan pola kumpul-angkut-buang, karena hal itu berisiko menimbulkan "gunung sampah" di lokasi pembuangan akhir. Nantinya, setiap TPS3R diasumsikan mampu mengolah dan mengurangi volume sampah sekitar 1-1,5 ton per hari.

Baca juga: Percepat Penurunan Kasus Stunting, Pemkab Madiun Targetkan di Bawah 5 Persen

Bahkan, pemerintah daerah masih akan menambah TPS3R di wilayah-wilayah prioritas sebagai bagian dari target nasional pengelolaan sampah 100 persen pada 2029, sebagaimana tertuang dalam agenda Asta Cita pemerintah pusat.

"Produksi sampah Kabupaten Madiun saat ini hampir 296 ton per hari yang masuk ke TPA Kaliabu. Kalau TPS3R ini berjalan optimal, jelas akan sangat membantu menekan beban TPA," kata Zahrowi.

Baca juga: Wujudkan Remaja Unggul, Pemkab Madiun Kukuhan 15 Bunda GenRe Tingkat Kecamatan

Sehingga, Zahrowi juga meminta peran masyarakat untuk melakukan pengolahan sampah rumah tangga secara mandiri, yakni dengan pemilahan antara sampah organik dengan anorganik. Sehingga pengolahan sampah di unit TPS3R juga semakin optimal. Upaya tersebut diharapkan memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. md-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru