Jaga Stabilkan Harga, Bulog Ponorogo Gelontorkan 107 Ribu Liter Minyakita

surabayapagi.com
Ilustrasi. Perum Bulog Cabang Ponorogo gelontorkan ratusan liter Minyakita. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasaran, pihaknya melalui Perum Bulog Cabang setempat mulai menyalurkan minyak goreng rakyat Minyakita. Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi permainan harga di tingkat lapangan.

Diharapkan adanya distribusi Minyakita yang dilakukan dari produsen ke pengecer dapat menjadikan jalur distribusi lebih terkontrol dan tepat sasaran. Diketahui, total rencana penyaluran Minyakita mencapai 107.770 liter didistribusikan di 3 wilayah kerja Bulog Ponorogo. Yakni di Ponorogo, Magetan, dan Pacitan.

Baca juga: Jaga Warisan Budaya, Pemkab Ponorogo Siapkan Perbup Reog Jadi Ekskul Wajib untuk SD

"Ada ratusan ribu liter Minyakita yang kami distribusikan. Sebagian sudah kami salurkan. Di Magetan sebanyak 1.520 liter, Kabupaten Ponorogo 3.600 liter, dan Kabupaten Pacitan 4.500 liter," ujar Pimpinan Cabang Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, Rabu (28/1/2026).

Sementara itu, untuk skema distribusi dirancang agar lebih terkontrol dan terdata. Bulog telah menyalurkan ribuan liter Minyakita kepada pedagang pasar serta pengecer lainnya. Tak hanya pasar, distribusi Minyakita juga menjangkau pengecer di luar pasar dengan tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter.

Baca juga: Fokus Perbaiki Kerusakan 7 Fasum, Pemkab Ponorogo Butuh Anggaran Rp15 Miliar

"Untuk stok di gudang Kantor Cabang Ponorogo masih tersedia ratusan liter. Kami sudah mulai menyalurkan, termasuk menyuplai pasar-pasar tradisional. Penyaluran diprioritaskan kepada pedagang pasar tradisional yang sudah terdata oleh dinas terkait, dalam hal ini Disperdagkum," tegas Budiwan.

Dan dengan harga dari Bulog ke pedagang Rp 14.500 per liter, dengan HET Rp 15.700 per liter. Sampai hari ini sudah tersalurkan ribuan liter. Langkah ini bagian dari langkah menjaga stabilitas distribusi dan harga minyak goreng. "Sesuai arahan Kementerian Perdagangan, stok harus dipastikan aman dan cukup hingga Ramadan nanti," pungkasnya.

Baca juga: Sejak Awal 2026, Bulog Ponorogo Komitmen Genjot Serapan Gabah - Jagung

Selain untuk stabilisasi harga, penyaluran Minyakita juga dilakukan sebagai langkah antisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadhan, sekaligus mencegah penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab. pn-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru