Kurang Hati-hati, Tangan Karyawan Terjepit di Penggilingan Bakso

Reporter : Lestariyono Blitar

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Apes menimpa Mohamad Syarif (19) warga Dusun Sumbernanas Desa/Kec Ponggok Kabupaten Blitar, harus kehilangan jari jarinya saat bekerja di penggilingan daging bakso di tempatnya kerjanya.

Peristiwa yang mengejutkan para karyawan penggilingan daging bakso pada Minggu (1/2) itu, seperti yang disampaikan Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar, bahwa kejadian itu berawal, ketika korban yang bekerja di rumah Khoirudin (38) tetangga korban, melakukan aktifitas menggiling daging ayam (untuk bakal daging bakso) ketika memasukan daging dengan tangan kanannya masuk ke gilingan daging hingga tergiling, sementara 4 rekanya masing-masing juga lakukan aktivitas, tiada selang beberapa menit teman-temanya mendengar teriakan korban.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal, 3 Bocah SMP Tewas Tabrak Pohon

"Mendengar teriakan korban (Mohamad Syarif) teman-temanya datangi korban di bagian penggilingan daging, langsung melakukan pertolongan, ada yang lepas aliran listrik yang mengalir ke penggilingan, untuk pertolongan langsung korban salah satu saksi (temanya) langsung melepas baut baut pada gilingan daging tersebut dan melepas tangan korban dari penggilingan,  kejadian itu langsung disampaikan ke Khoirudin pemilik penggilingan, kini korban masih dirawat di RSUD Srengat," terang AKP Samsul atas ijin Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo S.IK.M.IK.

Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Berhasil Dibekuk Petugas

Dalam pemeriksaan dan olah TKP  dari petugas Polsek Ponggok, kecelakaan kerja tersebut akibat kelalaian dari korban, juga mesin penggiling daging tidak dilengkapi dengan alat pelindung.

Baca juga: Kayuh Sepeda, Lansia Tewas Tertabrak Mobil, Pelaku Kabur

"Sementara masih dalam pemeriksaan saksi saksi yang ada di TKP (karyawan) yaitu Muhamad Sukron, Doni, Alif dan Khoirudin (pemilik mesin penggilingan bakso daging) untuk korban kondisi tangan dan jari tangan kanan hancur, dan dalam perawatan," pungkas AKP Samsul Anwar pada wartawan Senin (2/2). Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru