SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama Bulan Puasa Ramadhan 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun resmi memulai program berbagi takjil ramadhan sebagai salah satu sarana pendekatan Pemkot Madiun dengan masyarakat sekaligus guna menyemarakkan bulan ramadhan 1447 H.
Rencananya program tersebut akan dilaksanakan dengan minimal 150 paket takjil setiap hari, pembagian takjil itu dibagikan di 30 titik lokasi berbeda yang tersebar di 3 kecamatan dan telah disiapkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun secara bergiliran.
Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli
Program yang digagas oleh Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun tersebut direncanakan berlangsung selama 30 hari penuh. Sehingga, diharapkan dengan adanya program ini dapat mendekatkan kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat terus terjaga.
Baca juga: Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang
"Semoga dengan program ini kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga. Insyaallah ramadhan kali ini lebih semarak," jelas Kabag Perekonomian dan Kesra Setda Kota Madiun, Danang Avianto, Jumat (20/02/2026).
Lebih lanjut, program tersebut tak sekedar berbagi takjil, namun juga sebagai sarana mendorong pemerataan dan penguatan ekonomi UMKM. Sebab, takjil yang dibagikan itu merupakan produk hasil UMKM lokal.
Baca juga: Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar
"Pemkot Madiun juga menyalurkan 651 paket takjil ke 10 panti asuhan yang ada di Kota Madiun. Kemudian, juga menyalurkan ke 21 alim ulama atau pimpinan lembaga Islam. Di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun, Pemkot Madiun juga menyediakan 100 paket takjil setiap harinya disana," ujar Danang. md-02/dsy
Editor : Redaksi