Sejumlah Bangunan di Jombang Rusak, Diterjang Fenomena Hujan Es dan Angin Kencang

surabayapagi.com
Kondisi salah satu bangunan yang terdampak angin kencang di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Warga di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, was-was dan khawatir lantaran diterjang cuaca ekstrem berupa fenomena hujan es yang disertai angin kencang hingga mengakibatkan sejumlah bangunan fasilitas umum dan rumah warga, khususnya di Desa Kepuhkembeng rusak, porak-poranda, pada Sabtu (21/02/2026) petang. 

Insiden tersebut terjadi sesaat menjelang waktu berbuka puasa tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum dan rumah warga, khususnya di Desa Kepuhkembeng. 

Baca juga: Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas di lapangan, insiden tersebut terjadi sesaat menjelang waktu berbuka puasa. Sementara dampak kerusakan mencakup hunian warga hingga sarana pendidikan. Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap bangunan yang tersebar di beberapa dusun di wilayah Desa Kepuhkembeng.

Lebih lanjut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Wiko F. Diaz merinci kerusakan tersebut diantaranya meliputi ambruknya atap Mushola MI Miftahul Ulum di Dusun Klagen, kerusakan satu rumah warga di Dusun Babatan, serta satu rumah lainnya di Dusun Kembeng.

Baca juga: Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Pasca-kejadian, BPBD Jombang segera menerjunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan penanganan darurat setelah menerima laporan melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops). 

"Intensitas curah hujan memang cukup tinggi disertai angin kencang sehingga banyak laporan kejadian yang kami terima," ujar Wiko, Senin (23/02/2026).

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Wiko juga membenarkan laporan warga terkait fenomena hujan es yang menyertai badai tersebut. Dan hingga Sabtu malam, petugas gabungan bersama warga masih berupaya membersihkan puing-puing bangunan dan mengevakuasi material atap yang roboh agar tidak mengganggu aktivitas warga. Beruntung, tidak ada laporan terkait korban jiwa. jb-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru