RSUD dr. Moh. Anwar Naik ke Tipe B

surabayapagi.com
Direktur RSUD. Moh. Anwar Kab. Sumenep,  dr. Hj. Erliyati, M.Kes

SURABAYA PAGI,  Sumenep- Keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, semakin bersinar dan menjadikan pelayanan kesehatan berada di posisi tertinggi dari empat Kabupaten yang ada di Madura. 

Hal ini terlihat, setelah posisi Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep dinyatakan resmi meraih Akreditasi Paripurna Bintang Lima, sekaligus memberikan bukti nyata atas peraihan predikat tertinggi dalam sistem akreditasi rumah sakit nasional.

Baca juga: Prof. Cita Pastikan Integritas dan Layanan Publik sebagai Pilar Utama RSUD Dr. Soetomo

Selain pencapaian predikat itu, posisi RSUD Moh. Anwar, naik statusnya menjadi rumah sakit tipe B. Dengan pencapaian ganda ini memberikan kerja nyata pelayanan secara administrasi menjadi bukti keberhasilan transformasi bagi sistem pelayanan kesehatan, dengan digitalisasi sebagai fondasi utamanya.

Hal tersebut di sampaikan oleh Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, saat di temui reporter Surabaya Pagi.com

Keberhasilan ini, kata dia, merupakan hasil kerja yang dilakukan secara kolektif  bagi seluruh jajaran rumah sakit, dan tentunya mereka yang secara konsisten mendorong peningkatan mutu dan keselamatan pasien di RSUD. Moh. Anwar ini. Jelasnya

“Pencapaian Akreditasi Paripurna ini adalah bukti kerja kami serta komitmen kami di dalam membangun pelayanan kesehatan yang bermutu aman, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” 

Selain itu, ia juga menjelaskan keberadaan Transformasi digital yang menjadi kunci utama perubahan. RSUD dr. H. Moh. Anwar setelah mengintegrasikan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di seluruh unit layanan. 

Baca juga: Tinggi Anggaran RSUD Soetomo dan Saiful Anwar Sesuai Perolehan Pendapatan

" Jadi, sistem informasi manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dapat memantau kegiatan mulai dari pendaftaran, poliklinik, laboratorium, hingga instalasi farmasi, dengan sistem ini dapat mempercepat alur pelayanan sekaligus meningkatkan efisiensi kerja tenaga kesehatan"

Sementara Digitalisasi, sambungnya, dapat menyentuh langsung pengalaman pasien. Melalui layanan pendaftaran daring dan sistem antrean terintegrasi, jadi, pelayanan semakin mempermudah kepada pasien pada saat waktu tunggu. Ungkapnya

Tak hanya itu, penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) sudah menggunakan basis aplikasi Meditrack,  yang memungkinkan tenaga medis lebih cepat dalam mengakses data pasien secara cepat, akurat, dan aman, sehingga keputusan klinis dapat diambil lebih tepat.

“ Jadi, Digitalisasi itu membawa dampak  perubahan yang signifikan. Menjadikan Layanan lebih cepat, koordinasi antarunit lebih solid, dan data medis tersimpan dengan baik. "

Baca juga: Pj Gubernur Jatim Luncurkan Aplikasi DigiPay, Kini Transaksi Layanan RSUD Dr. Soetomo Cashless

Peningkatan status menjadi rumah sakit tipe B memperkuat peran RSUD dr. H. Moh. Anwar sebagai rumah sakit rujukan utama di Madura. Dengan dukungan sistem layanan yang terintegrasi, rumah sakit ini kini semakin siap menangani kasus-kasus kesehatan kompleks tanpa harus merujuk pasien ke luar daerah.

" Setelah RSUD . Moh. Anwar memiliki tipe B, Saya semakin optimis dalam memberikan pelayanan dan  rujukan yang optimal bagi masyarakat Madura," 

Apalagi, Akreditasi Paripurna Bintang Lima dan status tipe B, menambah kwalitas RSUD sebagai fasilitas kesehatan unggulan, yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar nasional, Melainkan  juga terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi demi pelayanan publik yang lebih berkualitas.ar

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru