SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo akan segera berkirim surat ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk izin operasional kapal perintis di Pelabuhan Panarukan
Bupati Bondowoso yang kerap disapa Rio tersebut mengungkap jika akan menyeberang melalui Pelabuhan Jangkar ke beberapa kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, diperkirakan mencapai sekitar 30 ribu orang saat arus mudik dan balik lebaran 2026.
Baca juga: Antisipasi Kemacetan, Truk Dilarang Masuk Tol Surabaya-Gempong Saat Arus Balik Lebaran
"Kami segera berkirim surat terkait dengan kapal perintis bisa beroperasi di Pelabuhan Panarukan, sehingga pada arus mudik Lebaran tahun ini tidak terkonsentrasi di Pelabuhan Jangkar saja," katanya, Jumat (06/03/2026).
Baca juga: Arus Balik Lebaran, Tarif Tol Surabaya–Jakarta Tembus hampir Rp 1Juta
Pada arus mudik di Pelabuhan Jangkar ke kepulauan Kabupaten Sumenep diperkirakan sekitar 15 ribu orang dan arus balik 15 ribu orang, dan didominasi pemudik asal Pulau Raas dan Pulau Sapudi. Sedangkan untuk saat ini, untuk pembelian tiket elektronik dapat dilayani pembelian sehari sebelum keberangkatan kapal.
"Untuk ASDP Pelabuhan Jangkar kami minta juga mengenai tiket elektronik (e-ticketing) lebih disegarkan saja atau pemudik bisa membeli kapan saja, dan jika ada faktor cuaca juga bisa disampaikan langsung kalau reschedule," katanya.
Baca juga: Selama Libur Lebaran, Volume Sampah di Kota Malang Alami Tren Penurunan
"Ke depan kami akan mencoba untuk pembelian tiket elektronik sebulan sebelumnya, tapi kami akan koordinasi dulu dengan ASDP Cabang Ketapang, karena ASDP Pelabuhan Jangkar di bawah naungan Ketapang," katanya. st-01/dsy
Editor : Redaksi