SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti insiden material longsor berupa batu besar yang menutup sebagian badan jalan di jalur nasional Trenggalek–Ponorogo KM 16, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, kini mulai dibersihkan oleh petugas gabungan, yang sebelumnya menumpuk di badan jalan tersebut selesai sekitar pukul 12.46 WIB.
"Material longsoran batu yang beberapa hari lalu menumpuk di lokasi saat ini sudah berhasil kami ratakan bersama tim gabungan. Namun masih perlu dilakukan perapian di beberapa titik," jelas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, Jumat (06/03/2026).
Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Rusak Parah Diterjang Hujan dan Angin Kencang
Dan saat ini, petugas masih memfokuskan penanganan pada material longsoran yang berada di atas tanggul penyangga tebing. Sedangkan untuk material tersebut dinilai masih berpotensi jatuh kembali ke badan jalan, terutama jika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Baca juga: Dipicu Hujan Deras, BPBD Malang Tangani Longsor di Akses Jalur ke Bromo
Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Trenggalek masih berpotensi diguyur hujan sehingga petugas tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Meski sempat diguyur hujan, penanganan material longsor dapat dilakukan lebih cepat dari perkiraan berkat kesigapan petugas gabungan yang bekerja di lokasi.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, 27 Titik Infrastruktur Vital di 7 Kecamatan Jember Alami Kerusakan
Dalam proses pembersihan material longsor, tim gabungan mengoperasikan dua alat berat sekaligus, yakni 'breaker' untuk memecah batu berukuran besar dan excavator untuk mengangkat pecahan batu ke atas truk pengangkut. "Batu utama sudah berhasil disingkirkan dan dievakuasi, namun kondisi jalan masih perlu dirapikan agar lebih aman dilalui kendaraan," ujarnya. tr-01/dsy
Editor : Redaksi