SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini area kebun binatang mini Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung mendapat sorotan tajam terkait pemandangan rusa yang merumput di area tersebut terpantau kurus. Hal itu terlihat, tubuh rusa-rusa tampak lebih ramping dengan gerak yang tidak lagi selincah biasanya.
Tentu saja, sorotan tersebut langsung direspons cepat oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan intensif menunjukkan sebanyak 15 ekor rusa mengalami penurunan performa dan berat badan secara signifikan.
Baca juga: Insiden Bensin Bocor, Warga di Tulungagung Alami Luka Bakar Serius di Kaki
Sehingga, Kabid Kesehatan Hewan DPKH Tulungagung, Tutus Sumaryani, memastikan secara klinis rusa-rusa tersebut dalam kondisi sehat dan tidak terpapar penyakit menular. Namun, ada faktor lain yang menjadi pemicu utama yakni stres.
“Rusa itu pada dasarnya satwa liar. Ketika berada di dalam kandang dengan ruang gerak terbatas, mereka bisa mengalami stres. Dampaknya langsung terlihat pada penurunan kondisi fisik dan berat badan,” ujarnya, Senin (06/04/2026).
Baca juga: Jaga Stok Suplai Bahan Pokok, Dua KDKMP di Tulungagung Gandeng Bulog
Selain keterbatasan ruang, faktor kompetisi pakan juga menjadi persoalan. Dalam satu kandang, rusa yang lebih dominan cenderung mendapatkan porsi makan lebih banyak. Sementara yang lain harus berebut sisa pakan sehingga asupan nutrisi tidak merata. DPKH pun bergerak melakukan langkah pemulihan.
Saat ini, untuk upaya yang dilakukan antara lain memperbaiki pola pemberian pakan. Selain rumput segar sebagai menu utama, kini ditambahkan suplemen berupa buah-buahan, sayuran, serta konsentrat yang diberikan secara bertahap. Tak hanya itu, petugas juga rutin memberikan vitamin, obat cacing, serta melakukan disinfeksi kandang untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan langkah tersebut, DPKH berharap kondisi rusa di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa segera pulih dan kembali menjadi daya tarik warga seperti sediakala. “Kami juga memastikan pemeriksaan kesehatan dilakukan setiap pekan untuk memantau perkembangan berat badan sekaligus mencegah gangguan kesehatan lanjutan,” tambah Tutus. tl-03/dsy
Editor : Redaksi