SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka meningkatkan kenyamanan serta aktivitas ekonomi warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mulai fokus kebut pembangunan Terminal Desa Sarongan di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Dimana, sebelumnya permukaan aspal yang sudah tua banyak mengalami kerusakan karena tidak pernah diperbaiki sejak lama.
Dan kini, proyek perbaikan tersebut digarap melalui program CSR tersebut telah mencapai 50 persen. Sehingga, pembangunan infrastruktur fasilitas publik di wilayah selatan Banyuwangi terus menunjukkan perkembangan.
Baca juga: Lewat Ikawangi, Bupati Ipuk Komitmen Dorong Penguatan Ekonomi hingga Investasi
Salah satunya proyek renovasi Terminal Desa Sarongan di Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Dan perbaikan dilakukan melalui program pavingisasi untuk menggantikan kondisi sebelumnya yang dinilai sudah tidak layak, kini terus dikebut hingga 50 persen.
Lebih lanjut, proyek tersebut terlaksana berkat dukungan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI) dengan anggaran Rp228.896.000.
Baca juga: Periode Januari-Maret, Pemkab Banyuwangi Catat Produksi Padi Capai 160.239 ton
"Proses pengerjaan dilakukan di bawah pengelolaan Pemerintah Desa Sarongan. Pembangunan sudah 50 persen, masih tahap pemasangan paving. Kondisi sebelumnya memang parah, sejak desa ini berdiri belum ada pengaspalan lagi, jadi rusak dan tidak layak," kata Kepala Dusun Krajan, Suyono, Rabu (15/04/2026).
Perlu diketahui, Terminal Desa Sarongan selama ini memiliki peran penting sebagai pusat mobilitas warga. Lokasi ini menjadi titik keberangkatan bus Damri Perintis jurusan Sarongan-Banyuwangi Kota, sekaligus jalur distribusi logistik kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, proyek ini juga berdampak langsung pada ekonomi warga. Pasalnya, tenaga kerja yang dilibatkan seluruhnya berasal dari masyarakat setempat.
Baca juga: Pemkab Banyuwangi Komitmen Lestarikan Ragam Kuliner Masyarakat Osing
Sehingga, jika proyek yang mulai dikerjakan sejak sepekan lalu itu ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Dengan kondisi terminal yang lebih rapi, diharapkan pengguna jasa transportasi akan semakin nyaman. "Untuk pengerjaannya ada sekitar enam orang, semuanya warga lokal. Ini sekaligus memberdayakan masyarakat kami. Targetnya satu minggu lagi selesai," tambah Suyono. by-02/dsy
Editor : Redaksi