Dugaan Pungli Perizinan Disorot, Kejati Jatim Geledah Kantor Dinas ESDM

Reporter : Budi Mulyono
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menunjukkan langkah tegas dalam membongkar dugaan praktik pungutan liar (pungli) di sektor perizinan strategis. SP/ BUDI

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menunjukkan langkah tegas dalam membongkar dugaan praktik pungutan liar (pungli) di sektor perizinan strategis. Tim penyidik melakukan penggeledahan di kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi yang tengah berjalan.

Penggeledahan ini bukan sekadar prosedur rutin, melainkan sinyal kuat bahwa aparat penegak hukum mulai mengarah pada pengungkapan praktik-praktik menyimpang dalam layanan publik yang selama ini rawan disalahgunakan.

Baca juga: Kejati Jatim Naikkan Status Kasus BSPS Sumenep ke Penyidikan, 8 Lokasi Digeledah

Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Jadi Target Utama

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Adnan Sulistiyono, menegaskan bahwa penggeledahan dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara.

“Benar, terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pungutan liar dalam penerbitan perizinan pada Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. Hari ini penyidik melakukan penggeledahan di kantor Dinas ESDM Jawa Timur untuk mencari dan menemukan alat bukti yang mendukung, baik berupa dokumen atau surat maupun barang bukti elektronik (BBE),” kata Adnan saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis.

Penyidik menelusuri berbagai dokumen administrasi perizinan hingga perangkat elektronik yang diduga menyimpan jejak transaksi atau komunikasi terkait praktik pungli. Fokus ini mengindikasikan bahwa perkara tidak berdiri sendiri, melainkan berpotensi melibatkan sistem atau pola yang lebih luas.

Penyidikan Masih Bergulir, Nama-Nama Belum Diungkap

Meski penggeledahan telah dilakukan, Kejati Jatim masih menutup rapat informasi terkait pihak-pihak yang telah diperiksa maupun potensi tersangka dalam kasus ini.

“Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Adnan.

Baca juga: Kejati Jatim Geledah Dinas Pendidikan: Dugaan Korupsi Hibah SMK Terkuak?

Sikap hati-hati ini menunjukkan bahwa penyidik tengah menyusun konstruksi hukum secara komprehensif sebelum menetapkan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

Penggeledahan Berlangsung Ketat Hingga Sore Hari

Berdasarkan pantauan di lokasi, tim dari bidang tindak pidana khusus (Pidsus) Kejati Jatim tiba di kantor Dinas ESDM sekitar pukul 12.00 WIB dengan beberapa kendaraan. Setibanya di lokasi, area langsung dijaga ketat oleh aparat internal kejaksaan, unsur kepolisian militer, serta petugas keamanan setempat.

Hingga pukul 17.51 WIB, penyidik masih berada di dalam gedung untuk melakukan penelusuran dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara.

Baca juga: Kejati Jatim Mencanangkan Zona Integritas: Komitmen Menuju WBBM

Indikasi Masalah Tata Kelola dan Dampaknya bagi Investasi

Kasus ini membuka kembali sorotan terhadap tata kelola perizinan di sektor energi dan sumber daya mineral yang memiliki dampak besar terhadap iklim investasi daerah. Dugaan pungli dalam proses perizinan tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi menghambat masuknya investasi dan merusak kepercayaan publik.

Penggeledahan ini menjadi bagian dari komitmen Kejati Jatim dalam membersihkan praktik korupsi di sektor pelayanan publik. Jika terbukti, perkara ini berpotensi menyeret pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam proses penerbitan izin.

Sejauh ini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti tambahan dan belum mengumumkan hasil sementara dari penggeledahan tersebut. Namun arah penyidikan mulai terlihat, yakni membongkar dugaan praktik pungli yang diduga terstruktur dalam sistem perizinan. nbd

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru