Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

surabayapagi.com
Sejumlah petugas Satpol PP Surabaya saat melakukan normalisasi sungai Kalianak. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas menertibkan bangunan di bantaran sungai Kalianak secara bertahap. Selain itu, Pemkot Surabaya juga memfasilitasi kebutuhan warga terdampak, termasuk membantu pemindahan barang hingga ke luar kota sesuai permintaan warga.

Sehingga, dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pembongkaran, tetapi juga membantu warga memindahkan barang-barang yang masih dapat digunakan. Petugas turut menurunkan atap serta membongkar bagian bangunan secara bertahap agar tetap aman.

Baca juga: Hujan Deras, Pemkot Surabaya Optimalkan Percepatan Drainase Atasi Genangan Banjir

“Kami bantu proses pembongkaran agar tidak merusak bagian lain dan berjalan lebih aman,” ujar Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, Jumat (24/04/2026).

Menurutnya, penertiban telah melalui tahapan prosedural, mulai dari sosialisasi kepada warga, penandaan bangunan, hingga penyampaian surat pemberitahuan bertahap. “Seluruh tahapan sudah kami lakukan, sehingga saat ini masuk proses pembongkaran,” tambahnya.

Baca juga: Tertibkan Bangunan Liar, Pemkot Surabaya Bakal Kembalikan Fungsi Jalan dan Saluran di Asemrowo

Untuk penertiban tersebut dimulai dari pembongkaran dilakukan di dua titik, yakni Jalan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, dan Jalan Bunga Rampai, Kecamatan Krembangan. Hal ini melanjutkan tahap II normalisasi untuk mengurangi risiko banjir.

Lebih lanjut, penertiban dilakukan oleh petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) di wilayah Kecamatan Asemrowo dan Krembangan.

Baca juga: Momentum Libur Sekolah, Disdik Surabaya Ajak Siswa Isi dengan Pengalaman Baru

Pendekatan humanis menjadi prioritas dalam kegiatan ini, dengan mengedepankan gotong royong antara petugas dan masyarakat. Sementara itu, untuk proses penertiban akan terus dilanjutkan hingga mencapai target STA 1360 sesuai rencana, dengan tetap menjaga situasi kondusif melalui koordinasi dan pendekatan persuasif kepada warga. “Target kami seluruh tahapan berjalan lancar dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ucapnya. sb-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru