Kota Malang Diguyur Hujan Deras, BPBD Catat 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir

surabayapagi.com
Tangkapan layar. Kondisi jalanan yang tergenang luapan banjir lantaran hujan deras di Kota Malang. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dilanda hujan deras mengakibatkan banjir di sejumlah titik di wilayah Kota Malang, Jawa Timur. Pasalnya, cuaca ekstrem berupa hujan deras mengakibatkan debit air pada drainase dan sungai melonjak drastis hingga meluap ke jalan raya serta pemukiman warga sejak pukul 15.23 WIB kemarin.

Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat ada 15 wilayah terendam banjir akibat luapan air dari saluran drainase yang tersebar di lima kecamatan. Wilayah Kedungkandang menjadi salah satu daerah terdampak cukup signifikan, di mana fenomena hujan es turut dilaporkan terjadi di kawasan tersebut.

Baca juga: Diterjang Banjir Sejak 2025, Dua Jembatan di Ponorogo Putus - Warga Terisolasi

Sedangkan empat titik banjir terpantau di Kelurahan Sawojajar, mencakup Jalan Danau Kerinci Raya, Jalan Danau Toba, Jalan Danau Ranau, dan Jalan Danau Maninjau. Sementara itu, Kecamatan Lowokwaru juga mencatat empat titik luapan, di antaranya di kawasan Jalan Bungur, Jalan Kedawung, Jalan Simpang Bunga Krisan, dan area EWS Sudimoro.

Baca juga: Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Sementara di Kecamatan Blimbing melaporkan tiga titik banjir, termasuk di depan Kantor Kelurahan Blimbing dan Jalan Letjen Sutoyo. Di sisi lain, Kecamatan Sukun dan Kecamatan Klojen masing-masing mencatat dua titik banjir yang terpantau melalui sistem peringatan dini (EWS) maupun genangan di jalan protokol seperti Simpang Raya Langsep.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kota Malang, Surya Adi Nugraha mengatakan, bahwa tim di lapangan sedang bekerja ekstra untuk menangani dampak luapan air tersebut. Meskipun air sempat masuk ke perkampungan warga dan menyebabkan kemacetan panjang di berbagai ruas jalan utama.

Baca juga: Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Beruntung, sejauh ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat banjir tersebut. "Kami meminta warga tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi sewaktu-waktu. Segera bersihkan saluran drainase di lingkungan masing-masing dan hindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai angin kencang terjadi," pungkasnya, Rabu (29/04/2026). ml-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru