Hadapi Ancaman El Nino, Pemkab Blitar bersama DPR RI Cek Stok Pangan di Gudang Bulog

Reporter : Lestariyono Blitar
Bupati Blitar melakukan pemantauan langsung ketersediaan stok pangan di wilayah Blitar, didampingi Wakil Bupati, anggota DPR RI, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta jajaran. SP/ Lestariono

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Bupati Blitar melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan stok pangan di wilayah Kabupaten Blitar, didampingi Wakil Bupati, anggota DPR RI, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta jajaran Bulog, sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi stok pangan, khususnya beras, masih dalam keadaan aman dan terkendali. “Kita ingin betul-betul mengetahui perkembangan stok secara realistis. Alhamdulillah, saya optimistis meskipun ada ancaman El Nino, kondisi pangan kita masih dalam posisi aman,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).

Baca juga: Pemkab Blitar Tegaskan Tidak Ada Pesta Kembang Api saat Pergantian Tahun Baru 2026

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan cadangan beras sekitar 45.000 ton sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di masyarakat. “Cadangan ini bisa dimanfaatkan sewaktu-waktu untuk membantu masyarakat, terutama saat terjadi gejolak harga,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota DPR RI, Endro Hermono, menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan di lapangan, Kabupaten Blitar menunjukkan kondisi yang cukup kuat dari sisi ketersediaan pangan.

“Secara nasional, stok pangan kita hingga April mencapai sekitar 5 juta ton, cukup untuk dua bulan ke depan. Dari yang saya lihat di daerah, termasuk Blitar, kondisinya sangat baik dan bahkan surplus,” ujarnya.

Baca juga: Polres Blitar Kota Tanam Ratusan Pohon di Aliran Kali Bladak

Politisi dari Gerindra ini, menilai daerah seperti Kabupaten Blitar memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan pangan, tidak hanya untuk wilayah sendiri tetapi juga daerah lain.

“Blitar ini daerah produksi, sehingga selain mencukupi kebutuhan sendiri, juga bisa menyuplai ke daerah lain. Ini yang harus dijaga, baik dari sisi produksi maupun distribusinya,” tambahnya.

Baca juga: Bupati Blitar Berikan Pembekalan Kepada Seluruh Bhabinkamtibmas

Selain beras, kebutuhan jagung untuk pakan ternak di Kabupaten Blitar yang mencapai sekitar 1.000 hingga 1.500 ton per hari juga masih dalam kondisi tercukupi.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, TPID, dan Bulog, ketahanan pangan di Kabupaten Blitar diyakini tetap terjaga sekaligus mampu menghadapi tantangan cuaca ekstrem ke depan. les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru