SURABAYAPAGI.COM : Deru mesin dan suara tukul masih terdengar hingga malam di Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon. Di atas lahan milik desa, bangunan Koperasi Desa Merah Putih perlahan berdiri. Yang menarik, pengerjaannya dikawal langsung anggota Koramil Jabon. Sekilas bangunan itu mirip gudang baru dengan rangka baja kokoh. “Target kami 47 hari kelar,” kata mandor proyek saat ditemui _Surabaya Pagi_. Saat tim datang, beberapa personel TNI tampak lembur mengejar tenggat.
Program Asta Cita lewat Kopdes Merah Putih memang dikebut di wilayah Gerbang Kertasusila. Tak hanya di Jabon, gerai yang telah rampung 100�rdiri di Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, di bawah pendampingan Koramil 0816/01 Sidoarjo. Titik lain yang masih dikebut ada di Sedati Agung dan Desa Bangah, Gedangan.
Peran Babinsa dan personel Koramil cukup sentral: mengawal, memonitor, dan membantu kelancaran pembangunan fisik. Catatan redaksi, groundbreaking salah satu unit dilakukan Oktober 2025 dan beberapa lokasi dilaporkan tuntas Februari 2026. Pembangunan ini bersinergi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo.
***
Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi di Aula Kecamatan Sidoarjo, Selasa.
Danramil 0816/01 Sidoarjo Kapten CKE Kamsuri hadir bersama Kadis Koperasi dan Usaha Mikro Muh. Edi Kurniadi ST, MM, dan Camat Sidoarjo Moh. Aziz Muslim S.Sos.
Rakor dihadiri perangkat desa/kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga yang antusias memberi masukan. Hasilnya: disepakati pembentukan panitia pendiri koperasi serta penyusunan AD/ART.
“Keberadaan koperasi ini diharapkan jadi sarana peningkatan ekonomi masyarakat desa secara mandiri dan berkelanjutan,” tegas Kapten Kamsuri. Ia menekankan gotong royong dan kebersamaan sebagai napas utama. “Masyarakat di wilayah teritorial Koramil 0816/01 Sidoarjo diharapkan semakin mandiri dan mampu bersaing di tengah modernisasi,” harapnya.
SPPG Panggreh: Bangunan Siap, Produksi Belum
Di sisi lain, tim juga meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Panggreh, Jabon. Bangunan yang dikelola yayasan itu secara fisik sudah selesai, namun belum berproduksi.
Status lahannya disebut milik perorangan. Dugaan sementara, lahan disewa atau dikontrak untuk SPPG. Konfirmasi soal durasi dan nilai sewa masih ditelusuri ke pemilik lahan dan warga sekitar. _Surabaya Pagi_ akan menurunkan laporan lanjutan setelah data terverifikasi.
***
Kopdes di desa Kemiri, Sidoarjo 100% Rampung. Koramil 0816/01 Sidoarjo Sudah operasional, setelah Dikebut 47 hari . Koramil kerahkan personel lembur . Groundbreakingnya Oktober 2025.
Sementara Komdes di Desa Bangah, Gedangan Pembangunan oleh Babinsa setempat ditarget selesai 2026 ini. Sayang soal status tanah di Panggreh, hingga berita ini ditulis belum bisa dikonfirmasi penuh. Status lahan diduga skema sewa l.
Pembangunan kopdes merah putih di Jabon dilakukan anggota koramil jabon di desa, Kedung cangkring. Gedung Itu gunakan lahan desa. Sekilas bangunan nya seperti gudang baru. Kata mandor digarap 47 hari. Tim Surabaya Pagi melihat sendiri anggota koramil lembur.
Salah satu yang telah rampung 100�alah gerai Koperasi Merah Putih di Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, yang dikerjakan oleh Koramil 0816/01 Sidoarjo. Selain itu, pembangunan juga dilakukan di wilayah lain seperti Sedati Agung dan Desa Bangah, Gedangan. Babinsa dan personel Koramil bertugas mengawal, memonitor, dan membantu kelancaran pembangunan fisik gedung koperasi agar selesai tepat waktu..
Pembangunan ini bersinergi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Danramil 0816/01 Sidoarjo Kapten CKE Kamsuri menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) terkait rencana pembentukan dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah teritorial.
Dimana, kegiatan tersebut dipusatkan di aula kecamatan Sidoarjo. Saat itu turut dihadiri oleh Muh.Edi Kurniadi ST,MM Kadis Koperasi dan Usaha Mikro,Camat Sidoarjo bpk Moh.Aziz Muslim S Sos. Disamping Danramil Sidoarjo Kapten CKE Kamsuri.
Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, dan kelurahan tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang antusias memberikan masukan dalam rencana pembentukan koperasi.
Pendirian Koperasi Merah Putih ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengelolaan ekonomi berbasis komunitas.
Dalam sambutannya Danramil 0816/01 Sidoarjo Kapten CKE Kamsuri menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif pendirian koperasi sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya gotong royong dan semangat kebersamaan dalam membangun desa.
“ Keberadaan koperasi ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan ekonomi masyarakat Desa secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Danramil.
***
" Dengan adanya koperasi ini, masyarakat Desa dan kelurahan yang ada di wilayah teritorial Koramil 0816/01 Sidoarjo diharapkan dapat semakin mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing di tengah tantangan dan modernisasi," harap Kapten CKE Kamsuri. Apa benar Kopdes itu mampu bersaing dengan ritail modern, warga desa belum melihat buktinya, sebab kopdes belum beroperasi.
Sedangkan Kopdes di
Desa Panggreh Kec.Jabon yang dekat dengan SMKN 1 Jabon juga masih sepi. Jaraknya sekitar 50 meter dari lapangan sepak bola Singoloyo Panggreh. Dan 70 meter dari Indomaret 500 meter. Kopdes persis berdiri di dekat persawahan Panggreh.
Lalu ada Kopdes Desa Kupang Ke. Jabon yang berjarak dengan Indomaret 50 meter, tidak ada daya tariknya. Sebab berdiri di kampung desa daerah pertanian.
***
Sementara kopdes di Lamongan, hingga April 2026, sebanyak 101-117 gerai dan gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah terbangun 100% di Lamongan, khususnya di wilayah Kodim 0812. Program ini didukung 60 unit kendaraan roda tiga, 20 mobil pick-up, dan truk operasional untuk memperkuat ekonomi desa. Salah satu gerai yang sudah beroperasi berada di Desa Kebet, Kecamatan Lamongan.
Ada poin penting mengenai KDKMP yang sudah terbangun di Lamongan. KDKMP ini tersebar di berbagai desa wilayah Kodim 0812 Lamongan. Ada 60 unit kendaraan roda tiga (motor tosa). Motor ini telah diserahkan untuk operasional koperasi di 30 desa. Praktis, Lamongan menjadi daerah pertama yang menerima bantuan 20 unit pick-up dari Agrinas serta truk operasional.
Berdasarkan data hingga akhir tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah mengalokasikan anggaran signifikan dengan rincian untuk Investasi Awal sebesar Rp 1 miliar. Ini dialokasikan untuk pengadaan fasilitas, gerai, dan pergudangan KDMP pada tahap awal.Target Operasional: Dana tersebut mendukung pengoperasian 96 KDMP (terbanyak di Jawa Timur) dari total 474 unit yang direncanakan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Fokus anggaran ini adalah bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi rakyat. Sebagai konteks, total APBD Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2026 diproyeksikan mencapai Rp3,19 triliun.
***
Terpisah, Ketua Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto, Miftahuddin mendukung program Koperasi Merah Putih Kades Medali, Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Miftahuddin mengatakan pembentukan koperasi desa oleh pemerintah pusat menjadi angin segar bagi pemerintah desa dan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
Menurutnya, dengan adanya Koperasi Merah Putih ini ke depan mampu menjadi solusi konkret untuk memutus mata rantai praktik tengkulak dan rentenir yang selama ini mencekik petani dan pelaku UMKM desa.
Ia pun meyakini koperasi desa akan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih mandiri dan berdaya saing. Untuk mendukung program ini, pihaknya mengaku tengah menyiapkan sumber daya manusia yang akan mengelola koperasi di tingkat desa. Kita tunggu kiprahnya. Apa baik saat investasi, atau kedodoran saat operasional.
(rmc, dna,hik, dwi, jir)
Editor : Redaksi