SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Berdasarkan data Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatatkan capaian positif yakni 0,390 yang menunjukkan tren terus menurun mendekati bahkan hampir menyentuh angka nol sehingga kesetaraan gender di daerah setempat terus membaik.
"Semakin kecil angkanya, semakin setara. Kendati ketimpangan masih ada, namun angkanya terus menurun," jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Situbondo Imam Hidayat, Senin (18/05/2026).
Baca juga: Berdirinya KDKMP, Situbondo Optimis Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Desa
Imam menjelaskan IKG menjadi indikator penting dalam mengukur ketimpangan yang terjadi antara laki-laki dan perempuan dari berbagai aspek kehidupan mulai dari pendidikan dan pekerjaan. Dan adanya penurunan IKG di Situbondo merupakan hasil kerja keras dan kerja sama lintas Organisasi Perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo.
Baca juga: Percepatan Pembangunan, Pemkab Situbondo Perkuat Sinergi dengan Sektor Swasta
"Kalau di DP3AP2KB sendiri kebagian porsi pada indikator pemberdayaan, itu yang kami lakukan untuk terus menurunkan ketimpangan gender," kata Imam Hidayat. Kendati IKG Situbondo tercatat mendekati kesetaraan sempurna, ia mengakui masih ada tantangan pada aspek pemberdayaan khususnya kaum perempuan di DPRD (legislatif).
Baca juga: Dongkrak Produktivitas Padi, Pemkab Situbondo Sediakan Drone Sprayer Gratis bagi Petani
Menurut Imam, keterwakilan kaum perempuan di parlemen masih sedikit dan kurang dari 30 persen, sehingga IKG belum mencapai angka nol. "Kami telah menjalankan program strategis, salah satunya edukasi politik, kami melakukan sosialisasi kepada kalangan perempuan agar tertarik untuk terjun ke dunia politik," ungkapnya. st-01/dsy
Editor : Redaksi