Lakukan Tirakatan Sura, BPBD Catat 500 Pendaki Berbondong-bondong Datangi Gunung Lawu

surabayapagi.com
Sejumlah pendaki mendaki Gunung Lawu lewat Jalur Cemorosewu di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. SP/ MGT

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Momentum Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1448 Hijriah atau 1 Sura, sejumlah pendaki mendatangi Gunung Lawu di sekaligus melakukan tirakatan. Dan berdasarkan pantauan petugas gabungan dari Pos Pengamanan Gunung Lawu via Cemorosewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan lebih dari 500 pendaki tercatat melakukan aktivitas pendakian.

Sehingga, untuk mengurangi berbagai risiko yang ada, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan telah menyiapkan sejumlah persiapan dengan petugas gabungan untuk pengamanan mengingat biasanya jumlah pendaki mengalami peningkatan saat peristiwa tersebut. Petugas gabungan tersebut terdiri atas unsur BPBD Magetan, Kodim Magetan, Polres Magetan, Perhutani KPH Lawu dan Sekitarnya, serta relawan Paguyuab Giri Lawu (PGL).

Baca juga: Alami Peningkatan Wisatawan, Ratusan Pendaki Datangi Gunung Lawu Jelang 1 Suro

"Sekitar 500 pendaki tercatat melakukan aktivitas di Jalur Cemorosewu. Mereka datang dari berbagai daerah untuk melakukan tirakatan 1 Sura di puncak Lawu. Jadi, berdasarkan permintaan dari Perhutani, penjagaan dan pemantauan di Cemorosewu mulai dilakukan pada tanggal 14 sampai dengan 18 Juni 2026," jelas Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo, Rabu (17/06/2026).

Baca juga: Jelang Malam 1 Suro, CCTV Kota Madiun Lumpuh Akibat Kebakaran Ruang Server Dishub

Meskipun volume kunjungan meningkat, pengelola memastikan para pendaki tetap mematuhi seluruh aturan konservasi dan keselamatan, di antaranya registrasi resmi di basecamp sebelum memulai pendakian dan mematuhi larangan melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan.

Baca juga: BPBD: Lapuk Dimakan Usia, Bangunan SD di Desa Bendo Magetan Roboh

Diketahui, Gunung Lawu setinggi 3.265 meter di atas permukaan laut tersebut bagi masyarakat Jawa pada Bulan Sura tidak hanya sebagai destinasi pendakian, namun juga tempat ziarah atau tirakat. Oleh karena itu, setiap Sura, gunung di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut, selalu ramai dikunjungi pendaki. mg-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru