Perkuat Ketahanan Pangan, Situbondo Dorong Petani Manfaatkan Limbah Dapur Jadi POC

surabayapagi.com
Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah menyerahkan secara simbolis sayuran dan pupuk organik cair kepada warga di halaman Dispertangan Situbondo. SP/Foto:Antara

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan menekan ketergantungan penggunaan pupuk kimia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, terus mendorong para petani setempat untuk memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair atau POC. Sekaligus menjadi bagian untuk memicu semangat generasi muda juga turut bergerak di sektor pertanian.

"Kegiatan menyalurkan bantuan sayuran hasil panen dari penggunaan pupuk organik cair ini untuk memberdayakan masyarakat. Dan inovator POC dari limbah dapur ini diharapkan menjadi contoh petani muda lainnya," jelas Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Rabu (24/06/2026).

Baca juga: Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Adanya pemanfaatan limbah rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran serta limbah dapur lainnya selain bisa diolah menjadi pupuk organik cair untuk pertanian, juga secara otomatis mengatasi persoalan sampah. Oleh karenanya, pemerintah daerah akan terus mengawal keberlanjutan inovasi pupuk organik cair dari limbah rumah tangga tersebut, termasuk alokasi anggaran khusus.

Baca juga: Atasi Masalah Sampah, Situbondo Siapkan Pembangunan TPS Kawasan Pesisir

"Sudah ada komunitas ibu-ibu rumah tangga yang sudah diajarkan memanfaatkan limbah dapur menjadi pupuk organik, kami harap ini juga bisa ditiru di kecamatan lainnya. Seperti yang disampaikan Mas Bupati (Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo), ini diproyeksikan tidak hanya berfokus di wilayah tengah, tetapi juga akan disebarluaskan ke wilayah timur dan wilayah barat Situbondo," katanya.

Baca juga: Dukung Produktivitas Petani, Pemkot Madiun Salurkan Puluhan Ribu Kilogram Bantuan Pupuk

Lebih lanjut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo Quratul Aini mengatakan dalam kegiatan pemberian berbagai jenis sayuran dan bibit tanaman, warga juga mendapatkan satu pupuk organik cair. "Kami dari Dispertangan siap memberikan pendampingan kepada komunitas petani milenial maupun ibu-ibu rumah tangga dalam proses pembuatan pupuk organik cair dari limbah dapur," katanya. st-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru