Perkuat Daya Tarik Wisata, Jembatan Kaca Bromo di Probolinggo Resmi Dibuka

surabayapagi.com
Pembukaan Jembatan Kaca Bromo Seruni Point, di Desa Mgadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. SP/Foto:Diskominfo Probolinggo

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai langkah untuk memperkuat daya tarik wisata di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat secara resmi menggelar pre-launching pembukaan Jembatan Kaca Bromo Seruni Point di kawasan Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, yang telah lama dinantikan masyarakat dan pelaku wisata akhirnya resmi dapat dinikmati oleh wisatawan.

“Alhamdulillah, momen yang ditunggu akhirnya tiba. Jembatan Kaca Bromo akhirnya sudah bisa beroperasi dan sangat berharap agar keberadaan destinasi wisata itu mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan, khususnya yang masuk melalui pintu gerbang Bromo di wilayah Kabupaten Probolinggo,” jelas Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi, Minggu (28/06/2026).

Baca juga: Permudah Informasi Wisata, Disparpora Ngawi Hadirkan ‘SIMATA MOLEK’

Sehingga diharapkan dengan adanya kehadiran destinasi wisata baru itu mampu memperkuat daya saing pariwisata Kabupaten Probolinggo, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan penyangga Gunung Bromo, yang saat ini telah resmi dibuka untuk masyarakat dengan tarif Rp55 ribu bagi wisatawan domestik dan Rp110 ribu bagi wisatawan mancanegara.

Baca juga: PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

Diketahui sebelum dibuka untuk umum, kesiapan operasional Jembatan Kaca Bromo Seruni Point telah ditinjau langsung oleh jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo serta Forkopimka Sukapura guna memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengunjung telah memenuhi standar. Dari atas jembatan sepanjang 130 meter yang membentang di atas jurang sedalam 83 meter, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru dalam satu bentang alam yang memukau.

Baca juga: Misteri ‘Banyu Anget’ di Pacitan, Disebut Jadi Solusi Terapi bagi Segala Kesehatan

Oleh karena itu, pihaknya juga turut mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif mempromosikan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Probolinggo. Selain itu, melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemkab Probolinggo dan pihak pengelola, Jembatan Kaca Bromo diharapkan menjadi ikon wisata unggulan baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat citra pariwisata Kabupaten Probolinggo serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan. pr-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru