Pemkab Bojonegoro Salurkan Pupuk NPK, Beban Pengeluaran Petani Tembakau Berkurang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkab Bojonegoro menyalurkan bantuan pupuk NPK kepada kelompok tani untuk mengurangi beban pengeluaran selama musim tanam. SP/ LMJ
Pemkab Bojonegoro menyalurkan bantuan pupuk NPK kepada kelompok tani untuk mengurangi beban pengeluaran selama musim tanam. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya dalam menjaga produktivitas tanaman sekaligus mengurangi beban pengeluaran para petani tembakau selama musim tanam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyalurkan bantuan pupuk NPK kepada kelompok tani di tengah meningkatnya biaya produksi, petani tembakau di wilayah tersebut.

DIketahui, Gapoktan Sumber Rezeki yang mengelola sekitar 125 hektare lahan tembakau menerima 21.875 kilogram pupuk NPK. Sementara Gapoktan Tani Maju Sejahtera yang mengelola sekitar 220 hektare lahan memperoleh bantuan sebanyak 38,5 ton yang diterima Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Rezeki di Desa Sumberagung, Kecamatan Kepohbaru, serta Gapoktan Tani Maju Sejahtera di Desa Banjarjo, Kecamatan Sumberrejo.

Perwakilan Gapoktan Sumber Rezeki, Suprapto, mengatakan bantuan pupuk sangat berarti bagi petani di tengah kebutuhan biaya produksi yang terus meningkat. Pasalnya, bagi petani, bantuan pupuk tersebut diharapkan dapat mengurangi sebagian biaya produksi sekaligus mendukung pemeliharaan tanaman selama musim tanam.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Setyo Wahono, Ibu Wakil Bupati Nurul Azizah, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro atas bantuan pupuk NPK untuk tanaman tembakau sebanyak 21.875 kilogram,” katanya, Selasa (11/08/2026).

Lebih lanjut, menurut Suprapto, bantuan tersebut dapat mengurangi pengeluaran petani sekaligus memberikan dorongan dalam mengelola tanaman hingga memasuki masa panen. Ia berharap program bantuan pupuk dapat berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan petani secara berkesinambungan.

Sehingga, dengan berkurangnya sebagian kebutuhan pengeluaran untuk pupuk, petani memiliki ruang lebih besar untuk mengalokasikan biaya pada kebutuhan budidaya lainnya. Dukungan tersebut diharapkan membantu petani menjaga kualitas budidaya dan produktivitas tanaman, yang pada akhirnya dapat mendukung keberlanjutan usaha tani serta kesejahteraan keluarga petani di Bojonegoro. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas Pecat Raka Jatim yang Minta Pacar Aborsi

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti Tio Ferdian Rahmana, runner up Raka Raki Jawa Timur 2026 yang menjadi sorotan setelah muncul dugaan dirinya…

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Pemkab Mulai Bidik Mangrove Pesisir Sidoarjo Jadi Aset Ekonomi Karbon

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Untuk menjaga kawasan pantai, sekaligus mendorong kawasan tersebut sebagai aset ekonomi baru bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten…

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.comn, Malang - Selain bahan pangan dan sejumlah kebutuhan lain yang juga naik, turut mempengaruhi kenaikan harga kedelai membuat perajin tempe di…

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Bikin Bocah Gatal-gatal, DLH Kota Malang Batasi Operasional Air Mancur Alun-alun Merdeka

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti peristiwa gatal-gatal pada anak-anak, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui DLH setempat telah membatasi…

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Di Tengah Rehabilitasi Pasar Klojen, Pemkab Lumajang: Pedagang tak Perlu Direlokasi

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti progres rehabilitasi sejumlah fasilitas pasar, salah satunya di Pasar Klojen, Kabupaten Lumajang, Pemerintah…

Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Lanjutkan WFH setiap Jumat, Pemkab Lumajang Mampu Hemat Kas Hingga Rp464 Juta

Selasa, 11 Agu 2026 14:44 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dengan efisiensi penerapan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat, Pemerintah…