SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep berkomitmen tingkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program perbaikan rumah tidak layak huni.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengungkapkan bahwa program ini merupakan sinergi nyata antara pemerintah daerah dan Baznas, dalam membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati perumahan yang lebih aman, sehat, dan layak.
Baca juga: Bupati Sumenep Cup V Wariskan Nilai-Nilai Kejujuran Berkompetisi Para Atlet Pencak Silat Sumenep
“sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus upaya menghadirkan keadilan sosial melalui penyediaan perumahan yang layak,” ujar Fauzi di Sumenep, pada Senin (06/07/2026).
Menurutnya, rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi keberadaannya yang layak huni merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga harus mendapatkan perhatian bersama.
Sinergi pemerintah daerah dan Baznas, menjadi langkah strategis pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat untuk membangun kehidupan keluarga yang sehat, aman, dan produktif.
“Program perbaikan rumah yang dilaksanakan Pemkab Sumenep bersama Baznas ini sangat membantu masyarakat, karena bantuannya tidak hanya memperbaiki bangunan fisik rumah, tetapi memberikan harapan baru untuk menjalani kehidupannya,” tandasnya.
Sementara itu, Baznas Kabupaten Sumenep sejak Januari hingga Juni telah membantu perbaikan rumah layak huni sebanyak 66 unit. Rinciannya, Januari 13 unit, Februari 15 unit, Maret 5 unit, April 14 unit, Mei 10 unit dan Juni sebanyak 9 unit, dengan total anggaran sebesar Rp1.089.000.000,-.
Bupati Sumenep mengungkapkan, pemkab untuk membangun daerah memerlukan gotong royong bersama unsur masyarakat, karena tidak bisa bekerja sendiri melainkan membutuhkan sinergi salah satunya dengan Baznas.
Baca juga: Lewat BSPS, Menteri PKP Optimis Tuntaskan Masalah RTLH Kota Malang Oktober 2026
Ia berharap, Baznas memperkuat program lainnya sehingga memberikan dampak positif yang lebih luas lagi bagi masyarakat, baik melalui bantuan pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, maupun program sosial kemasyarakatan lainnya.
“melalui sinergi ini mampu menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. rah
Editor : Redaksi