SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai upaya dalam meningkatkan produksi melalui modernisasi alat dan hilirisasi produksi hasil pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, telah menargetkan sektor pertanian tumbuh hingga 10 persen pada 2026 ini, sekaligus meningkatkan ekonomi usaha hasil pertanian warga, terutama padi.
"Saat ini pemerintah sudah mengupayakan agar penggilingan padi dilakukan di Bangkalan, sehingga bisa memutus rantai pasok dengan harga lebih murah," ujar Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan Karyadinata, Kamis (16/07/2026).
Baca juga: Pangkas Rantai Distribusi Beras, Pemkab Bangkalan Gencarkan Program 'Beras Desa'
Lebih lanjut, setelah pemkab melakukan berbagai upaya peningkatan produksi hasil pertanian, melalui modernisasi alat dan pendampingan berkesinambungan dengan melibatkan semua tim penyuluh lapangan. Pasalnya, diketahui pada tahun 2024, pertumbuhan sektor pertanian di Bangkalan masih minus 10 persen. Akan tetapi pada tahun 2025, sektor pertanian tumbuh positif sebesar 5,5 persen, sehingga mampu menyumbang sekitar 20 persen dari total pertumbuhan ekonomi Bangkalan.
Baca juga: Musim Kemarau, Pemkab Bangkalan Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak
"Selain modernisasi alat, Pemkab Bangkalan juga mengupayakan agar produksi hasil pertanian dilakukan di Kabupaten Bangkalan," katanya.
Menurut Kepala DPPKP Karyadinata, sebelumnya, gabah hasil pertanian warga selalu dikirim ke luar Madura, seperti Surabaya, dan kembali dijual ke Bangkalan setelah digiling. Sehingga, dengan kembalinya sektor pertanian sebagai salah satu motor utama penggerak ekonomi, Pemerintah Kabupaten Bangkalan optimis tren positif ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang demi kesejahteraan para petani dan masyarakat Bangkalan.
Baca juga: Bakal Jadi Sarana Efektif Pasarkan Hasil Pertanian, Pemkab Bangkalan Matangkan Strategi KDMP
"Karena itu, dengan berbagai upaya yang telah kami lakukan, kami yakin ekonomi pertanian di Bangkalan bisa meningkat hingga 10 persen, dan mampu mendukung program swasembada pangan yang telah dicanangkan pemerintah pusat," katanya. bg-01/dsy
Editor : Redaksi