Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar pertandingan sepak bola biasa. Argentina masih mengeklaim Malvinas sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.

Inggris menguasai kepulauan di Atlantik Selatan tersebut setelah perang kedua negara pada 1982. Konflik selama sekitar 10 pekan itu menewaskan 649 warga Argentina. Sebagian besar korban merupakan prajurit muda yang menghadapi pasukan Inggris dengan persenjataan dan perlengkapan terbatas.

Baca juga: Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Maria Bertero, seorang pendukung berusia 40 tahun, mengatakan kemenangan atas Inggris membawa perasaan yang lebih dalam dibandingkan sekadar hasil pertandingan sepak bola. “Ini bukan hanya tentang sepak bola, melainkan mengalahkan negara yang pernah menghancurkan hati kami,” ujar Bertero.

Ia masih merasakan kesedihan ketika mengenang para pemuda Argentina yang dikirim ke medan perang. Namun, suasana hatinya berubah ketika membicarakan kemenangan tim nasional.

Baca juga: SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

“Ini luar biasa dan terasa seperti keajaiban. Saya bangga menjadi orang Argentina,” katanya.

Kutipan lengkap Bertero, yang dikutip dalam laporan media setelah pertandingan, mencerminkan luka sejarah antara kedua negara yang masih membekas di hati masyarakat.

Baca juga: PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Bagi banyak pendukung Argentina, mengalahkan Inggris membawa arti yang jauh lebih dalam akibat kenangan pahit perang masa lalu.

Sejumlah pendukung meneriakkan penghormatan untuk Malvinas, Diego Maradona, dan kemungkinan Piala Dunia terakhir Messi. Massa juga menyanyikan yel-yel berbahasa Spanyol, El que no salta es un inglés, yang berarti siapa yang tidak melompat adalah orang Inggris. nespn/afp/usp

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru