Alami Kekeringan di Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Mulai Dropping Bantuan Air Bersih

surabayapagi.com
BPBD Tulungagung menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah warga di Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban.  SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menyalurkan bantuan air bersih (dropping air bersih) ke sejumlah warga di Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban. Pasalnya, di musim tersebut banyak sumber air yang selama ini digunakan masyarakat mulai mengalami kekeringan. 

Sehingga, masyarakat setempat bahkan harus meminta bantuan BPBD Tulungagung untuk memberikan bantuan air bersih. BPBD setempat juga sudah menerima permintaan bantuan air bersih dampak kekeringan. Kondisi kekeringan ini mulai terjadi di Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban. 

Baca juga: Was-was, Kebakaran Lahan di Magetan Meningkat Tajam saat Musim Kemarau

"Sejak Senin lalu warga Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung meminta distribusi air bersih," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Tulungagung, Teguh Abianto, Senin (20/07/2026).

Baca juga: Dipicu Musim Kemarau dan Suhu Dingin, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Kota Malang Naik

Lebih lanjut, pihaknya kemudian menerjunkan dua truk tangki dengan kapasitas masing-masing mencapai sebanyak 5.000 liter. Truk tangki itu untuk mendistribusikan air bersih kepada warga di Desa Kalidawe, Kecamatan Pucanglaban Tulungagung. 

Dan perlu diketahui, bencana kekeringan di wilayah itu terjadi pada dua dusun di Desa Kalidawe. Sedangkan total kepala keluarga yang terdampak kekeringan mencapai sebanyak 500 jiwa lebih. Kekeringan di wilayah itu disebabkan oleh beberapa faktor seperti musim kemarau yang membuat sumber mata air surut. Kondisi itu diperparah dengan letak geografis yang berada di wilayah pegunungan.

Baca juga: Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sehingga, BPBD Tulungagung juga telah menyalurkan bantuan tandon air dengan kapasitas 1.200 liter kepada warga Desa Kalidawe. Tandon air itu bisa dimanfaatkan untuk menampung air bersih selama musim kemarau. "Pada awal tahun ini kami sudah mendistribusikan 50 tandon air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan. Saat ini permintaan air bersih itu bertambah," pungkasnya. tl-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru