SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Guna mempercepat pembangunan infrastruktur pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menggelontorkan tambahan anggaran sekitar Rp63 miliar yang difokuskan untuk pembangunan jalan, jaringan, dan irigasi.
Dengan tambahan tersebut, alokasi belanja modal infrastruktur meningkat tajam dari Rp39,9 miliar menjadi Rp102,9 miliar, atau naik sekitar 158% dibandingkan anggaran sebelumnya. Sehingga dengan adanya upaya perbaikan konektivitas wilayah tersebut, dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Baca juga: Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026
Sehingga, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah karena berpengaruh langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi di berbagai wilayah. Pemerintah akan menetapkan skala prioritas berdasarkan hasil kajian teknis, tingkat kerusakan, urgensi penanganan, serta kemampuan fiskal daerah.
Baca juga: Musim Kemarau, Pemkab Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan
"Peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi komitmen kami bersama Wakil Bupati. Seluruh usulan fraksi akan dihimpun dalam basis data Dinas PUTR, kemudian diverifikasi untuk menentukan skala prioritas penanganannya sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Bupati Lumajang Indah Amperawati, Rabu (22/07/2026).
Pemkab Lumajang berharap peningkatan anggaran tersebut mampu mempercepat perbaikan ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan sehingga akses antardesa maupun antar kecamatan menjadi lebih lancar. Kondisi infrastruktur yang lebih baik juga diharapkan menekan biaya logistik, mempercepat distribusi komoditas pertanian, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan pusat-pusat ekonomi.
Baca juga: Targetkan Tuntas Tiga Tahun, Pemkab Lumajang Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak
Selain pembangunan jalan, tambahan anggaran juga diarahkan untuk memperkuat infrastruktur irigasi dan jaringan yang menjadi penunjang produktivitas sektor pertanian. Langkah ini dinilai penting mengingat pertanian masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Lumajang. Sekaligus dapat meningkatkan investasi di sektor infrastruktur. lj-01/dsy
Editor : Redaksi