Pemkab Tulungagung Perbaiki 360 RTLH, Setiap Penerima Dapat Rp20 Juta

surabayapagi.com
Petugas Disperkim Tulungagung meninjau kondisi rumah warga yang menjadi sasaran program rehabilitasi RTLH. SP/Foto:Disperkim Tulungagung

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menargetkan merehabilitasi 360 rumah tidak layak huni (RTLH) sepanjang 2026 melalui dukungan APBD Kabupaten, APBD Jawa Timur, dan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Sehingga, jumlah penerima bantuan tahun ini meningkat dibandingkan 2025 yang mencapai 178 unit rumah.

"Total ada 360 RTLH yang mendapatkan bantuan rehabilitasi pada 2026. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu," ujar Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Tulungagung Makrus Manan, Selasa (28/07/2026).

Baca juga: Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Program tersebut didanai melalui APBD Provinsi Jawa Timur, APBD Kabupaten Tulungagung, serta dukungan program TMMD. Dan sebanyak 277 unit rumah dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Timur, 75 unit dari APBD Kabupaten Tulungagung, dan delapan unit melalui program TMMD.

Baca juga: Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Sedangkan untuk pelaksanaan rehabilitasi yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur telah mencapai sekitar 30 persen menggunakan APBD Kabupaten masih menunggu pengesahan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Dimana, setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp20 juta. 

Namun mekanisme penyaluran berbeda sesuai sumber pendanaannya. Bantuan dari APBD Provinsi Jawa Timur disalurkan dalam bentuk material bangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan rehabilitasi rumah disertai pendampingan pelaksanaan.

Baca juga: Sinergi Pemkab Sumenep Dan Baznas Sejahterakan Masyarakat Melalui Program RTLH

Adapun bantuan dari APBD Kabupaten diberikan melalui mekanisme hibah yang ditransfer langsung ke rekening penerima. Oleh karenanya, Pemkab berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat sehingga tercipta lingkungan permukiman yang lebih layak, sehat, dan aman. tl-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru