Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat, Pemkot Surabaya Gelar Khitanan untuk 280 Anak

surabayapagi.com
Kegiatan khitan masal di Kota Surabaya. SP/Foto:Pemkot Surabaya

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai wujud nyata kepedulian sosial serta implementasi nilai gotong royong dalam program Kampung Pancasila, Pemkot Surabaya bersama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Bangga Surabaya Peduli (BSP) menggelar khitanan kepada 280 anak di kota setempat yang menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ada seorang bapak yang cerita, anaknya ingin sunat sejak kelas 3 SD tapi baru terealisasi di kelas 4 ini karena terkendala biaya. Dharma Wanita ini adalah ujung tombak. Apakah pemkot itu menjadi baik atau mengerjakan hal-hal yang baik, ujung tombak adalah istri-istri dari pegawai negeri di lingkungan Pemkot Surabaya," ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Senin (17/08/2026).

Baca juga: Fokuskan Genangan dan Pengaspalan Jalan, Wali Kota Proyeksikan APBD Rp15 Triliun

Lebih lanjut, Ketua DWP Kota Surabaya Dameria Triana Ambuwaru melaporkan bahwa kegiatan tahunan ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesehatan anak-anak sejak dini. Sementara itu, untuk pelaksanaan khitan massal ini berlangsung mulai pukul 06.30 WIB dengan melibatkan sekitar 105 tenaga medis dari RSUD dr. Soewandhie, RSUD Eka Candrarini (EC), Puskesmas Sukomanunggal.

Baca juga: Wali Kota Surabaya dan Dewas KPK Bahas Pengelolaan Benda Sitaan Negara, Ada Unit Bangunan hingga Apartemen

“Momentum kemerdekaan kami maknai bukan sekadar peringatan, tetapi juga kesempatan memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong. Membangun generasi masa depan bukan hanya tentang pendidikan, melainkan juga memastikan mereka tumbuh dalam kondisi yang sehat. Dengan sinergi ini, kami menargetkan proses khitan untuk 280 anak bisa selesai pada siang hari,” jelasnya. sb-02/dsy 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru