SURABAYAPAGI.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) memproyeksikan kontribusi kepada negara bisa melebih Rp 100 triliun per tahun. Menurut Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, hal itu memungkinkan setelah produksi PTFI kembali mencapai kapasitas penuh.
Tony menjelaskan, tahun ini PTFI diproyeksikan baru mampu berproduksi sekitar 65�ri kapasitas. Meski demikian, sumbangan yang diberikan Freeport ke Negara diperkirakan tembus Rp 47 triliun.
Baca juga: One Freeport, Semangat Bangkit dari Timur untuk Indonesia
“Kalau sudah 100% kontribusi kepada negara bisa luar biasa besar, lebih dari Rp 100 triliun, mungkin Rp 120 triliun setiap tahunnya.
Jadi itulah kontribusi Freeport kepada negara,” kata Tony di Sporthall Tembagapura, Senin (17/8/2026).
Tony menambahkan, produksi kemudian ditargetkan meningkat menjadi 75% pada semester I 2027 dan mencapai 100% pada semester II 2027. Dengan peningkatan produksi tersebut, kontribusi kepada negara juga diproyeksikan meningkat signifikan.
Baca juga: Smelter Beroperasi Lebih Cepat, CEO Freeport-McMoRan Pastikan Langsung ke Gresik
“Hanya bisa berproduksi 65% persen tahun ini, tapi diproyeksikan bahwa penerimaan negara dari Freeport Indonesia bisa mencapai Rp 47 triliun. Dan tahun depan tentu akan lebih tinggi lagi karena tahun depan kita akan bisa mencapai semester I itu 75%,” jelas Tony.
Tony mengatakan, peningkatan produksi saat ini masih dalam tahap pemulihan. PTFI juga melakukan sejumlah modifikasi terhadap peralatan produksi karena kondisi bijih yang lebih basah dari perkiraan sebelumnya.
Baca juga: Freeport Indonesia Tanam 50 Ribu Mangrove di Gresik, Dukung Pelestarian Ekosistem Pesisir
“Jadi sekarang ini kan kami dalam tahap pemulihan. Tahap pemulihan terus kita lakukan, ada beberapa modifikasi alat karena ternyata bijihnya lebih basah daripada yang kita perkirakan sebelumnya. Sehingga peralatan kita perlu modifikasi sedikit,” jelas Tony.
Adapun sepanjang 2025, PTFI mencatat telah memberikan kontribusi kepada negara sekitar Rp 75 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp13 triliun merupakan bagian untuk Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, dan kabupaten lainnya di Papua Tengah. jk, ec
Editor : Redaksi