SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna mendukung kesejahteraan para guru ngaji, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, bakal mengalokasikan anggaran Rp1,7 miliar untuk insentif 6.793 guru taman pendidikan Al Quran (TPQ) pada 2026
Diketahui, jumlah guru TPQ terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, dari sekitar 4.500 orang pada 2024 menjadi 6.021 orang pada 2025 dan 6.793 orang pada 2026. Dan setiap guru TPQ mendapat insentif Rp250 ribu yang diberikan satu kali dalam setahun. Besaran tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya Rp50 ribu per guru per tahun.
Baca juga: Pasar Jadul di Tulungagung, Ciptakan Ruang Promosi Ratusan UMKM lokal
"Tahun 2026 jumlah guru TPQ mencapai 6.793 orang. Pada t2025 jumlah guru TPQ di angka 6.021 orang dan 2024 hanya sekitar 4.500 guru TPQ," ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Tulungagung Makrus Manan, Rabu (19/08/2026).
Baca juga: Belum Penuhi Syarat, KKP Verifikasi Usulan Lahan Budidaya Ikan Tematik di Tulungagung
"Uang insentif yang diberikan kepada guru TPQ hanya satu kali dalam setahun. Besarannya senilai Rp250 ribu untuk setiap guru TPQ," imbuhnya.
Baca juga: Pemkab Tulungagung Perbaiki 360 RTLH, Setiap Penerima Dapat Rp20 Juta
Meski demikian, Makrus mengakui besaran insentif tersebut masih terbatas untuk mendukung kesejahteraan guru TPQ. Namun, pemerintah daerah terus mengupayakan peningkatan nominal sesuai kemampuan keuangan daerah. "Guru TPQ juga ada yang mendapat honor dari lembaga atau tempat mereka mengajar. Kami tetap upayakan agar insentif ini bisa naik menjadi Rp750 ribu hingga Rp1 juta sesuai kemampuan keuangan daerah," katanya. tl-01/dsy
Editor : Redaksi