Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

surabayapagi.com
Kondisi salah satu dari 125 sumur pompa irigasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Magetan. SP/

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mengatasi masalah aliran irigasi sawah para petani selama musim kemarau berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat telah mengoptimalkan fungsi sebanyak 125 sumur pompa irigasi atau Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan Muhtar Wakid mengatakan, pemanfaatan sumur JIAT sebagai sumber air alternatif dinilai membantu petani mempertahankan aktivitas pertanian di tengah keterbatasan air. Bahkan, di sejumlah wilayah, petani masih dapat menanam padi meski saat musim kemarau berlangsung.

Baca juga: Dukung Swasembada Pangan, Diperta Probolinggo Gencarkan Gerakan Tanam Padi

"Untuk suplai air irigasi lahan sawah, ada sebanyak 125 sumur (JIAT) kewenangan Pemkab Magetan yang disiapkan tersebar di sejumlah wilayah Magetan," ujarnya, Rabu (19/08/2026).

Baca juga: Jaga Produktivitas di Tengah Kemarau, Pemkab Lamongan Arahkan Petani di Lahan Tadah Hujan

Namun, kondisi ketersediaan air tidak sama di setiap kondisi wilayah. Daerah yang memiliki pasokan air terbatas diarahkan untuk menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi sumber daya air. Karenanya, ia menilai sumur-sumur tersebut menjadi andalan saat musim kemarau di saat sejumlah sumber air lain mulai menyusut, di antaranya Telaga Sarangan, Bendungan Gonggang, sejumlah embung.

Selain 125 sumur kewenangan kabupaten, terdapat juga 110 sumur irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat yang juga sebagai sumber air saat kemarau melanda. Sedangkan untuk infrastruktur sumber daya air yang dikelola Dinas PUPR Magetan mencakup sekitar 30 embung, serta dua sumber tampungan air utama, yakni Telaga Sarangan dan Bendung Gonggang. Telaga Sarangan memiliki daya tampung sekitar 3 juta meter kubik, sedangkan Bendung Gonggang sekitar 2 juta meter kubik.

Baca juga: Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Magetan Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Dengan dukungan jaringan irigasi, embung, bendung, telaga, serta sumur, PUPR Magetan berupaya menjaga distribusi air tetap berjalan optimal selama musim kemarau. Meski pasokan air tercukupi, pihaknya tetap mengimbau agar petani Magetan melakukan pengaturan pola tanam sebagai upaya strategi menjaga ketersediaan air yang terbatas agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan menekan risiko gagal panen. mg-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru