SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya intensif mencegah gangguan penglihatan pada anak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah berkomitmen dengan program Bulan Periksa Mata atau "Bursa Mata" yang mengusung tema "Kurangi Kemiskinan, Jaga Penglihatan" bertujuan mendorong sinergisitas lintas sektor dalam menjaga kesehatan mata anak.
"Program ini dinilai menjadi upaya yang sangat penting karena gangguan penglihatan yang tidak ditangani dapat mempengaruhi aktivitas dan proses belajar anak," ujar Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, Minggu (30/08/2026).
Baca juga: Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg
Selain itu, pihaknya juga menegaskan evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan mendapatkan pemeriksaan dan penanganan secara optimal. Pasalnya, berdasarkan hasil kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) tahun 2025 terdapat 3.099 anak yang mengalami gangguan kesehatan mata.
Baca juga: Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan
Dan dari jumlah itu, sebanyak 1.397 anak telah menjalani pemeriksaan sebelum program Bursa Mata, sedangkan pada pelaksanaan Bursa Mata periode 22 Juni–10 Juli 2026 terdapat sekitar 1.067 anak yang diperiksa. Dengan demikian, masih terdapat 635 anak yang belum melaksanakan pemeriksaan mata
Baca juga: Pemkot Surabaya Fungsikan 2.036 Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Terintegrasi
Terpisah, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Renny Kurniawaty, mengatakan jika saat ini pihaknya terus berupaya agar ratusan anak yang telah terdata mengalami gangguan penglihatan hasil CKG 2025 tersebut mendapatkan akses pemeriksaan melalui Bursa Mata, dengan melibatkan berbagai sektor untuk memperluas kegiatan pemeriksaan mata tersebut, terlebih bagi 635 anak yang belum periksa, agar dapat tertangani dengan baik. Sehingga program Bursa Mata 2026 dapat mencapai target 100 persen di tahun ini. mg-02/dsy
Editor : Redaksi