Cegah Gangguan Penglihatan Anak, Pemkab Magetan Gencarkan ‘Bursa Mata’ 2026

surabayapagi.com
Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro memimpin kegiatan rapat evaluasi program Bulan Periksa Mata atau "Bursa Mata" 2026. SP/MGT

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya intensif mencegah gangguan penglihatan pada anak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan telah berkomitmen dengan program Bulan Periksa Mata atau "Bursa Mata" yang mengusung tema "Kurangi Kemiskinan, Jaga Penglihatan" bertujuan mendorong sinergisitas lintas sektor dalam menjaga kesehatan mata anak.

"Program ini dinilai menjadi upaya yang sangat penting karena gangguan penglihatan yang tidak ditangani dapat mempengaruhi aktivitas dan proses belajar anak," ujar Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, Minggu (30/08/2026).

Baca juga: Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Warga

Selain itu, pihaknya juga menegaskan evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan mendapatkan pemeriksaan dan penanganan secara optimal. Pasalnya, berdasarkan hasil kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) tahun 2025 terdapat 3.099 anak yang mengalami gangguan kesehatan mata.

Baca juga: Anggaran Perbaikan Jalan Turun 52 Persen, PUPR Magetan Butuh Dana Tambahan

Dan dari jumlah itu, sebanyak 1.397 anak telah menjalani pemeriksaan sebelum program Bursa Mata, sedangkan pada pelaksanaan Bursa Mata periode 22 Juni–10 Juli 2026 terdapat sekitar 1.067 anak yang diperiksa. Dengan demikian, masih terdapat 635 anak yang belum melaksanakan pemeriksaan mata

Baca juga: Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Terpisah, ‎‎Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Renny Kurniawaty, mengatakan jika saat ini pihaknya terus berupaya agar ratusan anak yang telah terdata mengalami gangguan penglihatan hasil CKG 2025 tersebut mendapatkan akses pemeriksaan melalui Bursa Mata, dengan melibatkan berbagai sektor untuk memperluas kegiatan pemeriksaan mata tersebut, terlebih bagi 635 anak yang belum periksa, agar dapat tertangani dengan baik. Sehingga program Bursa Mata 2026 dapat mencapai target 100 persen di tahun ini. mg-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru