SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ memastikan infrastruktur tersebut benar-benar memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Pjs. Kasiter Korem 081/DSJ Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo saat melakukan peninjauan jembatan Garuda di Desa Tawangrejo Kecamatan Gemarang dan Desa Lembah Kecamatan Dolopo, Rabu (2/9/2026).
Baca juga: Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus
Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik bangunan serta dampak yang dirasakan masyarakat dari pembangunan infrastruktur tersebut.
“Tadi sama-sama kita lihat, baik yang di Gemarang dan Lembah, konstruksinya sangat kuat dan kokoh, serta keberadaannya sangat membantu masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari,” kata Mayor Timbul.
Menurutnya keberadaan jembatan Garuda tidak hanya sebagai penghubung. Namun, infrastruktur tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas perekonomian, pendidikan hingga kegiatan sosial.
Baca juga: Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen
“Kita ingin memastikan bahwa apa yang sudah dibangun ini benar-benar memberikan manfaat dan dapat digunakan masyarakat dengan baik. Karena tujuan akhirnya adalah membantu dan mempermudah aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Mayor Timbul menjelaskan, dua Jembatan Garuda yang ditinjau merupakan jenis jembatan gantung. Ukurannya disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan wilayah masing-masing.
Baca juga: Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri
Jembatan Garuda di Desa Tawangrejo memiliki panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter. Sedangkan jembatan di Desa Lembah memiliki panjang 47 meter dengan lebar yang sama, yakni 1,2 meter.
Kedua jembatan tersebut memiliki daya tahan terhadap beban hingga 1,5 ton. Kapasitas tersebut menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan masyarakat dalam pemanfaatannya. Waf
Editor : Redaksi