SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Maraknya fenomena kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut menerjang kawasan hutan milik Perhutani di Petak 128, Kecamatan Bungkal yang hangus terbakar sekitar 10 hektare lahan tersebut.
Diketahui, untuk area yang terbakar merupakan kawasan dengan tanaman rimba campuran atau RBC. Di lokasi tersebut terdapat sejumlah jenis tanaman seperti pohon albasia dan pinus. Sedangkan lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman warga. Jarak kawasan hutan yang terbakar dengan rumah warga di Desa Pelem diperkirakan sekitar 1 kilometer.
Baca juga: Ditemukan 4 Titik Kebakaran, Karhutla TNBTS Meluas Hingga Kawasan Malang
"Yang terbakar di kawasan Perhutani Petak 128 dengan jenis tanaman rimba campuran atau RBC, seperti albasia dan pinus. Yang terbakar berupa daun kering atau serasah serta semak dan alang-alang dengan luas kurang lebih 10 hektare. Jarak lokasi kebakaran dengan rumah penduduk Desa Pelem kurang lebih 1 kilometer," jelas Kapolsek Bungkal AKP Ichwanul Huda, Kamis (03/09/2026).
Baca juga: Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare
Lebih lanjut, untuk proses pemadaman dilakukan secara manual oleh tim gabungan. Sejumlah unsur diterjunkan untuk menjinakkan api agar tidak semakin meluas. Sehingga, kebakaran hutan dan lahan sendiri menjadi perhatian di Ponorogo selama musim kemarau. Sejumlah titik karhutla dilaporkan terjadi di berbagai wilayah dalam beberapa waktu terakhir.
Baca juga: Selain Vegetasi, TNBTS Lumajang Temukan Kijang Mati Terbakar Saat Karhutla
"Pemadaman dilakukan secara manual oleh BPBD, Perhutani, Polri, TNI dan dibantu warga setempat," pungkasnya. pn-02/dsy
Editor : Redaksi