Dampak Erupsi, Dishub Lamongan Imbau Warga Cek Jadwal Penerbangan

surabayapagi.com
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo. SP/LMG

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menindaklanjuti dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan, mengimbau warga yang memiliki rencana perjalanan udara untuk memeriksa kembali status penerbangan menyusul pembatalan dan penyesuaian sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Juanda 

Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan khusus dari warga Lamongan yang terdampak pembatalan penerbangan. Pihaknya juga terus mengikuti perkembangan informasi mengenai sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Juanda yang mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal, termasuk rute Surabaya-Jakarta dan sejumlah rute lainnya.

Baca juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau, 5 Penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh Dibatalkan

"Sejauh ini kami di Dishub Lamongan belum menerima laporan secara khusus dari warga terkait pembatalan penerbangan di Bandara Juanda," ujar Kepala Dishub Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo, Selasa (08/09/2026).

Baca juga: Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Pasalnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan, sehingga dapat mengantisipasi perubahan jadwal maupun pembatalan perjalanan. "Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangannya melalui kanal resmi maskapai atau Bandara Juanda sebelum berangkat, karena situasinya masih bisa berubah sewaktu-waktu," katanya.

Baca juga: Dishub Lamongan Buka Pendaftaran Balik Mudik Gratis 2026

Diketahui sebelumnya, Bandara Internasional Juanda membatalkan 42 penerbangan dari dan menuju sejumlah destinasi dalam negeri pada Minggu (06/09/2026), terdiri atas 19 penerbangan kedatangan dan 23 keberangkatan, sebagai dampak berantai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap konektivitas dan rotasi pesawat. lm-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru