RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

Reporter : Handoko Koresponden Sidoarjo

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditunjukkan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.
Tahun ini banyak sekali revitalisasi gedung yang dilakukan rumah sakit milik daerah Kabupaten Sidoarjo demi terobosan  hadirnya fasilitas pendukung yang mumpuni maupun Gedung Rawat Inap dengan standar kenyamanan layaknya ruang perawatan kelas I.
Dari pantauan pembangunan gedung yang saat ini sedang di kebut oleh para kontraktor pelaksana yakni, Peningkatan Gedung Mawar Merah Putih dengan anggaran sebesar Rp 8. 636. 734. 400,00 yang kerjakan PT. Maman Putra Brayan. 

Konsep pelayanan yang diusung mengedepankan slogan “Kelas III Berasa Kelas I”, di mana pasien mendapatkan fasilitas yang lebih nyaman dan modern dengan tetap menggunakan tarif kelas III. Kehadiran gedung ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan berkualitas dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan.

Baca juga: Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Ada pula pengembangan pembangunan kantin yakni gedung berlantai 2 yang saat ini sedang dikerjakan oleh  CV Wira Amerta dengan anggaran Rp. 1. 413. 422. 000,- yang murni dari anggaran BLUD Tahun 2025 RSUD RT Notopuro.
"Kami melaksanakan kegiatan ini dengan waktu sedikitnya 105 hari kalender" ujar Wiwid owner. Wira Amerta, Rabu (9/9).

Baca juga: Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Demikian juga proyek pekerjaan pembangunan ruang tunggu OK, saat ini juga sedang dikebut demi melengkapi fasilitas yang prima untuk memanjakan pasien dan keluarganya.
Proyek ini juga didanai Anggaran BLUD Tahun 2026, sebesar Rp 2. 675. 447. 000,- yang dikerjakan oleh CV. Ruas Bambu.

Baca juga: Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi Sempatkan Kunjungi Kantor UPTD PPPA Sidoarjo

Proyek yang didanai secara mandiri melalui pengelolaan keuangan rumah sakit sebagai Badan Layanan Umum Daerah 
Model pembiayaan mandiri ini menunjukkan kemampuan RSUD R.T. Notopuro dalam mengelola sumber daya keuangan secara profesional dan berkelanjutan. Kemandirian finansial tersebut memungkinkan rumah sakit terus berinovasi meningkatkan kualitas layanan tanpa membebani keuangan negara.  Hdk/hik

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru