Masyarakat Keluhkan Kemarau Berkepanjangan di Nganjuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk(11/9) - Para petani bawang merah kini harus berusaha lebih keras untuk meningkatan hasil panennya. Selain masalah musim kemarau, petani juga dipusingkan dengan adanya masalah baru, yaitu hama yang menyerang sawah sawah milik petani setempat. Efek yang timbul dari kedua masalah tersebut adalah menurunnya harga bawang merah di pasaran. Muri (63) salah satu petani menuturkan, "dari hasil penjualan di Bulan Agustus lalu saya menjual bawang merah ke tengkulak bisa mencapai dua puluh lima ribu per kilo, sedangakan dengan adanya masalah ini tengkulak hanya berani menghargai bawang merah dua belas ribu rupiah per kilonya" tentu saja ini sebuah kerugian bagi sebagian petani didaerah tersebut. Selain kerugian dari segi harga. Para tengkulak di pasar Sukomoro Nganjuk juga mulai mengeluhkan jumlah pasokan bawang merah yang mulai menurun di bulan. pasalnya faktor kemarau dan hama yang dialami oleh petani juga menjadi salah satu faktor pemicu berkurangnya pasokan bahan pangan tersebut. Para petani berharap adanya bantuan dari pemerintah terkait atas masalah masalah yang telah menimpa mereka. Suyoto(57) petani lainya menambahkan "Kulo asline pun ngelu amergi musim ketigo niki dampak e teng sawah soale kirangan toyo, lebih maleh mriki hamane nggeh tasek katah makane hasil panen e nggeh elek. harus e niki pejabat ngertos nopo seng petani rasakne kados ngeten, sebab e kan nggeh mriko butuhne hasil panen e mriki kados brambang damel bumbu seng biasane nggeh bdi konsumsi hampir bendinten" (kami sudah dipusingkan dengan kemarau yang berdampak pada berkurangnya aliran air untuk sawah sawah kami, dan kini kami juga harus berjibaku dengan hama yang membuat kualitas hasil panen kami menurun. harusnya para pejabat merasakan yang kita alami, toh ya mereka juga butuh bawang merah untuk bumbu masakan yang mereka konsumsi sehari-hari). tuturnya Dampak kemarau tidak hanya dirasakan oleh para petani setempat, tetapi juga sejumlah warga di Dusun Jatitunggal Desa Kepel Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk. Warga dusun ini juga mulai kekurangan air bersih sehingga terpaksa harus berjalan sekitar satu Kilometer untuk mendapatkan air bagi kebutuhansehari-hari. Byob
Tag :

Berita Terbaru

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…