Lagi, Gardu La Nyalla Tindak Lanjuti Aduan Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gardu Keadilan Sosial yang didirikan bakal calon gubernur Jatim Ir. H. La Nyalla Mahmud Mattalitti kembali menjadi sasaran pengaduan warga yang mengalami ketidakadilan sosial. Yang terbaru adalah pengaduan dari 29 warga RT 3-4 RW 01, Tambak Osowilangun, Surabaya yang mengadukan kegiatan usaha PT Karana Panorama Logistik, perusahaan bidang petikemas dan pergudangan di daerah tersebut. Koordinator perwakilan warga Taufik mengatakan, warga mengadu ke Gardu La Nyalla karena sudah hampir putus asa berjuang sendiri. Tidak ada lembaga yang memperhatikan mereka. "Maka kami mengadu ke Gardu Keadilan Sosial Pak La Nyalla ini karena kami dengar Gardu ini terbukti bisa memperjuangkan nasib rakyat kecil," ujar Taufik di sekretariat Gardu Keadilan Sosial, Surabaya, Senin (11/9). Dia menceritakan, PT Karana berdiri di atas tanah seluas 3.700 M dengan waktu kerja 24 jam. Protes warga berawal dari tidak adanya sosialiasi, bahkan tidak terdapat persetujuan warga sekitar untuk pendirian perusahaan. Dengan banyaknya kendaraan berjenis trailer keluar masuk lokasi, telah mengakibatkan kemacetan yang luar biasa. "Kami juga terganggu dengan suara bising selama 24 jam. Keberadaan perusahaan ini juga telah menyebabkan banjir karena saluran perusahaan tersebut jadi satu dengan saluran air warga dan datarannya pun dibuat lebih tinggi dari jalan milik warga," jelasnya. "Dengan tidak pernah adanya kesepakatan dengan warga, maka diduga perusahaan tersebut tidak memiliki IMB dan AMDAL," imbuh Taufik. Warga, sambung dia, sudah pernah melayangkan protes ke perusahaan. Surat pernyataan dari Direktur Utama PT Karana Panorama Logistik sudah diteken, di mana disebutkan bahwa dia bersedia menghentikan segala aktifitas Depo mulai tanggal 15 Juli 2017 sampai adanya kesepakatan dengan warga. Namun pernyataan tersebut diingkari. Saat ini perusahaan tersebut beroperasi kembali sekalipun belum ada titik temu kesepakatan dengan warga. Menurut Koordinator Gardu La Nyalla, Rohmad Amrullah, pada prinsipnya, siapapun pihak yang merasa dirugikan, dapat melakukan upaya hukum. Dalam hal ini, gangguan yang dihadapi warga adalah suatu hal nyata. Oleh karenanya harus diperjuangkan agar hak-hak warga pulih dan dihormati. "Kami dipesani oleh Pak La Nyalla untuk senantiasa berada di garis terdepan dalam membela warga yang terzalimi. Semua pengaduan yang masuk kami proses, dan terbukti telah ada solusi, seperti saat kami membantu buruh yang di-PHK sepihak, PKL yang digusur, dan sebagainya.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…