Berlomba Kembangkan Navigasi Super Akurat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sejak kemunculan Global Positioning System-GPS 40 tahun silam, dunia berlomba ciptakan sistem navigasi yang makin akurat. Eropa luncurkan 30 satelit bertahap, untuk dukung sistem navigasi super akurat Galileo. Penentuan posisi akurat dengan data dari luar angkasa, memungkinkan navigasi yang aman di lautan lepas serta pada lalu-lintas yang semakin padat di udara dan darat. Hingga kini, koordinatnya disuplai oleh sistem satelit Global Positioning System milik Amerika Serikat. Sistem GPS diluncurkan hampir 40 tahun silam, dan masih menjadi acuan navigasi paling akurat hingga kini. Eropa kini berambisi ingin memiliki sistem navigasi sipil yang lebih baik dan akurat. Namanya Galileo! Satelitnya dipuji menggunakan sinyal yang lebih kuat dan punya frekuensi lebih banyak dibanding GPS. Sehingga penentuan lokasi bisa lebih akurat lagi. Misi ini diawasi pusat kendali Galileo di Jerman oleh tim teknisi berpengalaman. Lebih dari separuh penduduk Indonesia mendiami Pulau Jawa. Tidak heran jika dalam citra satelit malam hari yang dirilis NASA, Jawa adalah yang paling cemerlang disinari lampu perkotaan dan desa. Sebaliknya di Timur dan Kalimantan, kegelapan masih mendominasi. Christian Arbinger, insinyur penerbangan dan antariksa di pusat pengendali Galileo menjelaskan: "Sejak Oktober 2011, dua satelit pertama sistem Galileo telah dileburkan ke orbitnya, dan dikendalikan dengan sukses oleh tim kami di Oberpfaffenhofen, Jerman." Hingga tahun 2020 akan ada 30 satelit galileo yang memungkinkan navigasi gratis di bumi. Program ini akan menghabiskan dana lebih dari lima milyar Euro. Harga yang sepadan dengan kemampuan navigasi yang sangat akurat. yn
Tag :

Berita Terbaru

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS)…

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya strategis dalam menekan penyebaran kasus HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus menggencarkan…

Pemkab Situbondo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis bagi 2.000 Orang

Pemkab Situbondo Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan Mata Gratis bagi 2.000 Orang

Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah daerah (pemda) setempat dalam pelayanan kesehatan mata untuk mengurangi angka penderita…

Musim Kemarau, Damkar Magetan Himbau Waspadai Potensi Kebakaran Karhutla

Musim Kemarau, Damkar Magetan Himbau Waspadai Potensi Kebakaran Karhutla

Rabu, 22 Jul 2026 10:56 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Seiring memasuki puncak musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi lebih panas dan kering, Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten…