Ujaran Kebencian Ancam Stabilitas Bangsa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kasus terbongkarnya sindikat jaringan Saracen yang menyebarkan ujaran kebencian dan berita hoax, menurut Mabes Polri masih berbuntut panjang. Pasalnya, masih banyak jaringan-jaringan yang serupa masih berkeliaran dengan bebas. Presiden Jokowi, bahkan memberikan perhatian khusus terkait masalah tersebut. Melalui Majelis Pertimbangan Presiden(MPP), Presiden RI ke-7 tersebut menggelar rembuk nasional untuk menjaring pendapat-pendapat dari akademisi terkait masalah tersebut. “Pada kegiatan Rembuk Nasional, pendapat dari kalangan akademisi diharapkan menjadi input yang baik untuk pembangunan Republik Indonesia selama sisa masa jabatan Beliau. Kebetulan, yang diselenggarakan di Unair pada hari ini salah satunya terkait dengan diseminasi informasi. Seperti tentang hoax dan lain sebagainya. Rembuk Nasional ini akan dilakukan di 12 titik Universitas dengan tema yang berbeda-beda,” kata Ketua MPP Sidharto Danusubroto di Unair, (22/9). Pada acara tersebut, Staff Ahli Bidang Hukum Menteri Kominfo Henry Subiakto mengatakan bahwa berita hoax maupun ujaran kebencian merupakan jenis informasi yang sangat berbahaya. Sebab, melalui jenis-jenis informasi tersebut, stabilitas dan kondusifitas bangsa menjadi pertaruhan. “Bahkan, bisa dikatakan hal-hal tersebut sudah sama seperti narkoba. Dimana persamaannya? Sama-sama merusak sendi-sendi bangsa. Bagaimana solusinya? Satu-satunya solusi yang paling ampuh adalah dengan pendekatan sosiokultural,” jelas Henry. Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga M. Nasih, pada kesempatan yang sama justru menitikberatkan tentang edukasi kepada generasi muda terkait pentingnya menangkal informasi hoax dan ujaran kebencian. Maraknya fenomena tersebut, menurut Nasih juga dipicu dengan rendahnya minat baca di kalangan generasi muda saat ini. “Di Unair misalnya, kami selalu menerapkan agar apa yang dikemukakan oleh Mahasiswa di ruang-ruang publik ini telah melalui proses validasi sumber. Kenapa demikian? Karena dengan kondisi sekarang, tidak bisa serta merta segala sesuatu itu ditelan mentah-mentah,” kata Nasih. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Kompolnas Awasi Operasional Polri Melalui Investigasi

Kompolnas Awasi Operasional Polri Melalui Investigasi

Kamis, 07 Mei 2026 06:30 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:30 WIB

SURABAYAPAGI : Komisi Percepatan Reformasi Polri telah menyerahkan rekomendasi mengenai reformasi kepolisian ke Presiden Prabowo Subianto. Hasil akhir tersebut…

Pimpin DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri Perkuat Sinergi Eksekutif–Legislatif untuk  Kepentingan Rakyat

Pimpin DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri Perkuat Sinergi Eksekutif–Legislatif untuk Kepentingan Rakyat

Kamis, 07 Mei 2026 06:28 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:28 WIB

Surabaya Pagi – Kekosongan Ketua DPRD Kota Surabaya akhirnya terisi. Tongkat estafet kepemimpinan DPRD Kota Surabaya resmi berganti. Yang sebelumnya dijabat a…

Biadab! Santri Hamil Dinikahkan dengan Santri Senior

Biadab! Santri Hamil Dinikahkan dengan Santri Senior

Kamis, 07 Mei 2026 06:23 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:23 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum santriwati korban pemerkosaan pendiri ponpes di Pati mengungkapkan salah satu perilaku biadab tersangka berinisial AS (52). Ada…

Mantan Dirut PT Pertamina, Naik Banding Dihukum Badan 4x Lebih Berat

Mantan Dirut PT Pertamina, Naik Banding Dihukum Badan 4x Lebih Berat

Kamis, 07 Mei 2026 06:15 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:15 WIB

SURABAYAPAGI : Ingat kasus vonis mantan Direktur Umum PT Pertamina (Persero) periode 2012-2014, Luhur Budi Djatmiko. Saat banding, vonisnya malah diperberat…

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Hakim Militer Jadwalkan Periksa Aktivis kontras di RS

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:11 WIB

SURABAYAPAGI : Hakim mengatakan jika Andrie tak bisa hadir secara fisik maka majelis yang akan datang ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan di tempat.…

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kuasa hukum Richard Lee, Tegaskan Mualaf itu Urusan Personal dengan Sang Pencipta

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 06:10 WIB

SURABAYAPAGI : Kuasa hukum Richard Lee, Abdul Haji Talaohu, akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait kabar pencabutan sertifikat mualaf kliennya oleh…