Kualitas Buruk, Beras Rastrada Kota Kediri Ditolak Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI.com, Kediri - Ratusan beras sejahtera daerah (Rastrada) Kota Kediri ditolak warga dan Dinas Sosial setempat. Pasalnya, saat pendistribusian di sejumlah kelurahan di Kota Kediri terdapat beras berkualitas buruk. Kondisi ini membuat Dinas Sosial langsung mengembalikan beras tersebut ke rekanan. Bahkan penyedia langsung dijatuhi peringatan keras atas kesalahannya. Ribuan beras Rastrada ini diketahui memang tidak memenuhi spesifikasi. Beras berkualitas buruk ini ditemukan di tiga kelurahan di Kota Kediri. Diantaranya, Kelurahan Banjarmlati, Kelurahan Bangsal dan Kelurahan Dermo. Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Triyono Kutut mengaku, pengembalian ribuan kilogram beras Rastrada tersebut sudah sesuai perjanjian kontrak. "Dalam kontrak memang seperti itu, kita kembalikan agar dapat ditukar yang lebih baik," ujarnya di kantor Dinas Sosial, Rabu (27/9/2017). Menurutnya, beras tersebut dikatakan buruk karena dalam kemasannya banyak ditemukan menir dan terdapat kutu. "Dalam spesifikasinya untuk kadar menir tidak boleh lebih dari 5 persen. Dan dilapangan saat kita lakukan pemeriksaan kondisinya berbeda," imbuhnya. Dinas Sosial langsung mengembalikan beras berkualitas buruk ini ke rekanan CV Aldaka Raya asal Nganjuk. Sebab rekanan ini yang memenangkan lelang dalam pendistribusian beras Rastrada Kota Kediri. Akibat kejadian tersebut CV Aldaka Raya mendapat surat peringatan pertama dari Dinas Sosial. Dari informasi dilapangan, data Dinas Sosial Kota Kediri menyebutkan jumlah Rastrada yang tidak sesuai sesifikasi mencapai 1.620 kilogram. Terinci dari seluruh pasokan beras yang diterima Kelurahan Bangsal sebanyak 600 kilogram, Kelurahan Burengan 645 kilogram dan Kelurahan Dermo sebanyak 375 kilogram. Diketahui, di Kota Kediri terdapat sebanyak 800 penerima manfaat Rastrada. Setiap penerima mendapatkan beras seberat 15 kilogram yang nantinya dapat ditukar dengan uang sevesar Rp 24.000. Dari bantuan itu setiap warga penerima manfaat menerima bantuan beras sebulan sekali. Can
Tag :

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…