Putin Sindir AS Hancurkan Senjata Kimia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam kesempatan yang sama, Putin mengeluhkan bahwa Amerika Serikat (AS) telah gagal untuk membersihkan gudang senjata kimia miliknya sendiri. Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin langsung penghancuran senjata kimia terakhir yang dideklarasikan negaranya pada hari Rabu. Ia menggambarkannya sebagai sebuah peristiwa bersejarah. MOSKOW, Yuri Kowalsky. Baik Rusia dan AS menyimpan stok terbesar senjata kimia di dunia. Kedua negara itu seharusnya menghancurkan semua senjata kimia mereka pada tahun 2012 berdasarkan kesepakatan internasional, Konvensi Senjata Kimia, yang mereka tanda tangani pada tahun 1993 dan mulai berlaku pada tahun 1997. Batas akhir untuk penghapusan senjata kimia pada awalnya ditetapkan pada tahun 2007. Namun, dengan kedua negara yang tidak mendekati tujuan tersebut, tenggat waktu diperpanjang hingga 2012. Baik Rusia maupun Amerika Serikat juga tidak memenuhi tenggat waktu tersebut, walaupun Putin pada hari Rabu menyatakan bahwa Rusia tiga tahun lebih cepat dari tenggat waktu 2020 yang ditetapkan untuk dirinya sendiri. Televisi pemerintah menunjukkan Putin memerintahkan pejabat di sebuah pusat penghancuran di desa Rusia Tengah Kizner untuk membongkar roket terakhir yang mengandung zat kimia mematikan. Roket hijau, masing-masing dihancurkan oleh mesin di dalam wadah tertutup, berisi kata-kata "Perpisahan, senjata kimia" yang ditulis dengan warna putih dalam bahasa Rusia. "Amerika Serikat sayangnya tidak memperhatikan batas waktu untuk menghancurkan senjata kimia berdasarkan kewajiban perjanjian. Mereka telah mendorong tanggal tersebut tiga kali, dengan alasan kekurangan dana anggaran. Terus terang, ini terdengar aneh, tapi terserah mereka," kata Putin seperti dikutip dari New York Times. Valery Kapashin, kepala agen Rusia yang bertanggung jawab atas penyimpanan dan penghancuran senjata kimia, mengatakan kepada Putin melalui link video ke rumah presiden di luar Moskow: "Kamerad komandan! Senjata kimia Federasi Rusia sekarang telah sepenuhnya dihancurkan. " Di Washington, seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa AS sepenuhnya mematuhi perjanjian tersebut dan terus menghancurkan sisa persediaannya, yang disimpan di Pueblo, Colorado, dan Richmond, Ky. "Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk penghancuran total stok senjata kimia yang diumumkan pada akhir tahun 2023," kata pejabat tersebut. Hamid Ali Rao, Wakil direktur Organisasi Larangan Senjata Kimia, sebuah badan yang berbasis di Den Haag yang mematuhi konvensi 1993, menyatakan bahwa tindakan tersebut sebuah peristiwa yang benar-benar penting. Dia mengatakan bahwa itu menandakan penghapusan semua stok bahan kimia yang diumumkan oleh Federasi Rusia. 04
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…